Kemenkes Berlakukan Travel Advisory ke Singapura

Sri Yanti Nainggolan    •    Kamis, 01 Sep 2016 18:21 WIB
virus zika
Kemenkes Berlakukan Travel Advisory ke Singapura
(Foto: Foxnews)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Kesehatan RI memberikan respons terhadap pengumuman resmi tentang satu WNI yang positif terjangkit Zika di Singapura.

"Sampai saat ini Kemenkes belum menerima data pasien tersebut karena masih berada di bawah pengawasan Kemenkes Singapura," ujar Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes Oscar Primadi saat ditemui di kantor Kementrian Kesehatan, Kamis (1/9/2016).

Oscar menambahkan, saat ini pemerintah tengah meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan dengan memberlakukan travel advisory sejak hari ini dimana telah tercantum dalam website resmi.

Sementara itu, beberapa hari terakhir telah diberlakukan health alert card pada pendatang dari negara terjangkit, serta thermal scanner di setiap bandara. Pengendalian vektor juga dilakukan di daerah pelabuhan dengan cara pemberantasan nyamuk seperti fogging atau menyemprot rumah.

"Intinya kita meningkatkan kewaspadaan bagi warga negara kita ke negara-negara terjangkit, terutama untuk ibu hamil," katanya.

Mengenai health alert care, Oscar menjelaskan bahwa semua biro perjalanan, baik udara maupun laut, setiap pengunjung dari negara terjangkit akan diperiksa terlebih dahulu sebelum sampai ke Indonesia. Dalam kartu tersebut nantinya akan dituliskan bagaimana status pengunjung.

Bila pengunjung tersebut menunjukkan tanda-tanda Zika, maka ia akan ditindaklanjuti dengan wawancara dan rujukan ke rumah sakit terdekat untuk diambil sampel darahnya, kemudian dikirim ke Balitbang. Namun, hingga saat ini, belum ada yang positif terinfeksi Zika.

"Kita jangan panik. Zika tidak berbahaya Demam Berdarah juga berasal dari nyamuk yang sama. Banyak minum, istirahat cukup, dan lakukan 3M plus untuk mencegahnya," kata Oscar memberi saran. 


(DEV)