Mengenal Produk Susu Nabati

   •    Rabu, 01 Aug 2018 12:46 WIB
susu
Mengenal Produk Susu Nabati
Ilustrasi. (Thinkstock)

Jakarta: Susu kedelai atau susu dari kacang almond adalah produk susu nabati yang paling banyak dikenal masyarakat. Selain kedua produk tersebut, ada beberapa produk susu nabati lain yang nutrisinya tak kalah dengan susu hewani.

Melansir Green Matters, susu nabati merupakan alternatif nutrisi untuk vegetarian dan orang dengan intoleransi laktosa. Produk susu ini umumnya bebas gluten dan kolesterol sebagaimana yang terkandung dalam susu sapi.

Susu kedelai
Susu kedelai adalah produk yang paling ramah untuk orang dengan intoleransi laktosa. Selain kaya nutrisi, jumlah protein dalam susu kedelai setara dengan susu sapi.

Kandungan isoflavon dalam susu kedelai juga disebut mampu memerangi kanker. Penelitian menunjukkan susu kedelai adalah alternatif minuman bergizi kategori susu tradisional meskipun beberapa orang tak menyukai aroma aslinya.

Susu kelapa atau santan
Santan umumnya digunakan sebagai 'penyedap' untuk beberapa jenis masakan. Meski termasuk susu nabati, santan sangat rendah protein dan tinggi lemak jenuh sehingga konsumsinya tidak boleh berlebihan.

Susu almond
Susu almond diketahui rendah kalori dan salah satu alternatif produk susu paling populer di pasaran. Sayangnya banyak nutrisi yang hilang saat proses pembuatan.

Jika satu ons kacang almond mengandung enam gram protein, produk susu almond hanya mampu 'menyelamatkan' satu gram saja. Karena susu almond memerlukan banyak air dalam proses produksi, kandungan serat dan lemak tak jenuh tunggal dan ganda dalam kacang akan lebur bersama air.

Susu beras
Susu dari beras disebut yang paling manis dari semua jenis susu nabati. Produk susu ini kaya akan karbohidrat sehingga tidak disarankan bagi penderita diabetes.

Namun bagi orang yang alergi dengan kacang-kacangan atau produk susu hewani, susu beras adalah alternatif yang bisa dipilih oleh konsumen. 

Susu oat
Susu oat berasal dari biji gandum yang telah lepas dari kulitnya. Teksturnya yang tebal dan lembut memiliki nilai rasa yang tinggi ketimbang produk susu serupa.

Meski tidak memiliki banyak protein seperti susu kedelai, kandungan serat dalam susu oat lebih tinggi dari susu almond, beras, atau santan. Karena kandungan karbohidratnya tinggi sebaiknya baca label kemasan sebelum memutuskan untuk membeli produk susu oat.

Susu kacang hijau
Berdasarkan namanya, anda mungkin menganggap susu kacang adalah cairan hijau yang mengerikan. Tunggu dulu, anda salah.

Susu kacang hijau berasal dari biji kacang hijau yang telah mengelupas. Biji kacang yang akan digunakan untuk membuat susu berwarna kuning dan rasanya tak seperti kacang rebus. 

Susu kacang mengandung banyak kalsium dan vitamin B12. Meskipun rasanya agak creamy, beberapa orang menilai rasa kacang hijau sedikit berkapur.

Susu rami
Produk ini berasal dari biji rami yang telah direndam. Walaupun berasal dari tanaman yang juga memproduksi tanaman ganja, rami tidak mengandung THC atau tetrahydrocannabinol, zat psikoaktif yang ditemukan di dalam ganja.

Meski memiliki rasa yang cukup 'keras' Susu rami memiliki jumlah protein sekitar 2-4 gram per gelas. Produk ini juga mengandung omega-3 dan relatif rendah kalori.




(MEL)