Penelitian: Obesitas Dapat Sebabkan Kerusakan Hati pada Anak-anak

Raka Lestari    •    Senin, 23 Apr 2018 14:40 WIB
kesehatanperkembangan anak
Penelitian: Obesitas Dapat Sebabkan Kerusakan Hati pada Anak-anak
Penyakit hati berlemak disebabkan ketika kelebihan lemak menumpuk di organ, memicu tingkat peradangan yang merusak. (Foto: Wine Dharma/Unsplash.com)

Jakarta: Anak kecil yang gemuk seringkali dianggap lucu dan menggemaskan, namun menurut penelitian terbaru anak-anak yang mengalami obesitas dapat menyebabkan kerusakan pada hati mereka. 

Para peneliti di Columbia University Medical Center mengatakan ini adalah studi pertama yang menunjukkan bahwa penambahan berat badan memiliki dampak negatif pada organ hati pada anak-anak.

"Dengan meningkatnya obesitas, kita melihat lebih banyak anak-anak mengalami penyakit hati berlemak yang tidak disebabkan oleh pengaruh alkohol," kata Dr Jennifer Woo Baidal, penulis utama pada studi tersebut dan Ahli bedah.

"Banyak orang tua tahu bahwa obesitas dapat menyebabkan diabetes tipe 2 dan kondisi metabolisme lainnya, tetapi sedikit yang mengetahui bahwa obesitas, bahkan pada anak-anak kecil, dapat menyebabkan penyakit hati yang serius," lanjutnya.


(Penyakit hati berlemak disebabkan ketika kelebihan lemak menumpuk di organ, memicu tingkat peradangan yang merusak. Foto: Social Cut/Unsplash.com)

(Baca juga: Cegah Obesitas pada Anak, Ini yang Harus Dilakukan Orang Tua)

Penyakit hati berlemak disebabkan ketika kelebihan lemak menumpuk di organ, memicu tingkat peradangan yang merusak. Kondisi ini merupakan kondisi hati yang paling kronis pada anak-anak dan remaja. Diperkirakan 80 juta orang di AS memiliki kondisi tersebut, dan itu paling sering terjadi pada orang berusia 40-an dan 50-an, dikutip dari Newsweek.com.

Mereka yang mengalami penyakit hati berlemak tersebut umumnya tidak menunjukkan gejala, meskipun beberapa mungkin mengalami pembengkakan perut, pembuluh darah membesar di bawah permukaan kulit, payudara membesar pada pria, telapak tangan merah dan kulit menguning. Jika tidak ditangani, itu dapat menyebabkan sirosis hati, gagal hati, dan bahkan kanker dalam beberapa kasus.

Baidal menambahkan, "Saat ini, cara terbaik bagi anak-anak dan orang dewasa untuk memerangi penyakit hati berlemak adalah menurunkan berat badan, dengan makan lebih sedikit makanan olahan dan melakukan olahraga teratur. Kami membutuhkan cara yang lebih baik untuk menyaring, mendiagnosis, mencegah, dan mengobati penyakit ini sejak dini."






(TIN)