Tidak Enak Makan, Mungkin Hidung Anda Bermasalah

Anggi Tondi Martaon    •    Selasa, 08 Jan 2019 16:22 WIB
kesehatan
Tidak Enak Makan, Mungkin Hidung Anda Bermasalah
Banyak orang yang tidak mengetahui bahwa dua sistem sensorik (bau dan rasa) berfungsi bersama. (Foto: Tamara Bellis/Unsplash.com)

Jakarta: Mungkin Anda pernah merasakan dan bertanya-tanya kenapa makanan yang biasa kita nikmati tidak enak saat disantap. Ada berbagai kemungkinan, tapi tidak selalu karena pada makanan. Bisa jadi hal itu disebabkan oleh hidung.

Mungkin sebagian besar heran bagaimana bisa hidung menjadi faktor penyebab. Padalah, organ tubuh yang berada di atas mulut itu berfungsi sebagai indera penciuman. Bukan sebagai indra pengecap.

Percaya atau tidak memang begitulah kenyataanya. Menurut Tim peneliti di Pusat Gangguan Bau dan Rasa di Universitas Commonwealth Virginia, hidung menjadi salah satu penyebab gangguan rasa pada lidah.

Kesimpulan itu diperoleh setelah peneliti memeriksa catatan 358 pasien 1980 dan 2017. Pasien tersebut memiliki gangguan rasa atau gabungan rasa dan bau.

Temuan menunjukkan, dari 295 pasien yang melaporkan kehilangan rasa dan bau, hampir 87 persen memiliki fungsi bau tidak normal. Hanya 9,5 persen memiliki fungsi rasa tidak normal.


(Menurut Tim peneliti di Pusat Gangguan Bau dan Rasa di Universitas Commonwealth Virginia, hidung menjadi salah satu penyebab gangguan rasa pada lidah. Foto: Hadis Safari/Unsplash.com)

(Baca juga: Kenapa Makan Keripik Kentang Bisa Bikin Ketagihan?)

Sementara 63 pasien yang melaporkan kehilangan rasa saja, sebanyak 44,5 persen memiliki fungsi bau tidak normal. Sedangkan 25,4 persen pasien memiliki fungsi rasa tidak normal.

Peneliti utama Dr Evan Reiter mengatakan, temuan ini mendukung teori bahwa pasien yang melaporkan kehilangan rasa lebih mungkin memiliki masalah mendasar dengan bau. Menurutnya, banyak orang yang tidak mengetahui bahwa dua sistem sensorik (bau dan rasa) berfungsi bersama untuk menciptakan persepsi rasa dari makanan yang dimakan.

"Dengan demikian, temuan kami menunjukkan bahwa sebagian besar pasien dengan keluhan perubahan rasa tidak sadar bahwa ini biasanya karena kehilangan atau perubahan indra penciuman," kata Reiter yang juga seorang profesor di departemen otolaringologi di Virginia Commonwealth saat dikutip dari Webmd.

Reiter menjelaskan, indera penciuman berkontribusi memahami rasa makanan yang kompleks. Reseptor di hidung membantu dalam rasa dengan menanggapi aroma makanan yang berbeda di mulut. Studi ini dipublikasikan baru-baru ini di Forum Internasional Alergi dan Rhinologi.




(TIN)