Ponsel Bikin Masalah Kulit?

Dhaifurrakhman Abas    •    Selasa, 11 Dec 2018 12:41 WIB
kesehatan kulit
Ponsel Bikin Masalah Kulit?
Charles Gerba, seorang ahli Mikrobiologis dari University of Arizone mengatakan telepon genggam mengandung bakteria dengan jumlah melimpah. (Foto: Rawpixel/Unsplash.com)

Jakarta: Fungsi telepon genggam (ponsel) kini bersalin rupa. Dari sekadar mengirim pesan teks maupun suara, kini bisa digunakan untuk hal apapun.

Tak pelak ponsel menjadi barang wajib yang harus dibawa kemanapun pemiliknya berada. Seolah pemiliknya tak bisa hidup sehari saja tanpa menggunakan ponsel yang mereka punya.

Meski begitu, ada baiknya Anda mulai mengurangi penggunaan ponsel. Sebab, ponsel rupanya bisa membuat kulit penggunanya bermasalah.

Mengutip Times of India, cahaya ponsel memiliki sinar high energy blue light (HEV). Sinar ini yang bisa memengaruhi kolagen dan elastin kulit. Mirip seperti sinar UV pad matahari.

(Baca juga: Teknologi Laser Efektif Atasi Masalah Kulit?)


(Mengutip Times of India, cahaya ponsel memiliki sinar high energy blue light (HEV). Sinar ini yang bisa memengaruhi kolagen dan elastin kulit. Foto: Priscilla Du Preez/Unsplash.com)

Disamping itu, dalam laman yang sama disebutkan juga penggunaan telepon genggam terlalu lama juga bisa membuat kulit keriput permanen. Utamanya pada bagian dagu dan leher. Hal itu disebabkan karena gerakan yang terus berulang-ulang, seperti menunduk yang terlalu lama.

Bukan hanya itu, Charles Gerba, seorang ahli Mikrobiologis dari University of Arizone mengatakan telepon genggam mengandung bakteria dengan jumlah melimpah. Sepuluh kali lebih banyak ketimbang bakteri yang ada di dudukan toilet.

Menurutnya, bakteri-bakteri itu bisa berkoloni di layar ponsel karena terbawa oleh tangan-tangan yang menyentuh benda dan lingkungan sekitar yang penuh bakteri.

Lalu tangan tadi menyentuh layar ponsel. Jika ponsel menyentuh wajah, kata Gerba, bisa menyebabkan jerawat dan gangguan kulit lainnya.




(TIN)