Kenali Gejala Demam Berdarah Dengue

Yatin Suleha    •    Rabu, 12 Oct 2016 08:00 WIB
kesehatan
Kenali Gejala Demam Berdarah Dengue
Menurut WHO gejala DBD antara lain panas tinggi, sakit kepala berat, nyeri otot dan sendi, mual, ruam-ruam. (Foto: Babycenter)

Metrotvnews.com, Jakarta: Seberapa tahu Anda tentang gejala Demam Berdarah Dengue (DBD) ini? Ternyata rata-rata gejala yang bisa disebutkan oleh orang Indonesia tentang penyakit DBD hanya 3 gejala saja. Selebihnya tidak terlalu mengetahuinya.

Menurut data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia di tahun 2014, terdapat 71.688 kasus demam berdarah dengan 641 kasus kematian (data sampai dengan pertengahan Desember 2014).

Namun, penelitian yang dilakukan oleh GSK Consumer Healthcare Indonesia mengenai pengetahuan akan demam berdarah di beberapa kota besar di Indonesia di tahun 2015 dengan melibatkan 1.000 orang responden berusia 15-64 tahun, menemukan adanya beberapa fakta.

(Baca juga: Bila Demam Berdarah telah Masuki Fase Kritis)

Fakta tersebut antara lain:
- 65 persen orang Indonesia yang mengetahui demam berdarah, tidak mengetahui obat mana yang harus dihindari ketika terkena demam berdarah. 

- Selain itu, 97 persen orang Indonesia mengetahui demam berdarah, akan tetapi hanya bisa menyebutkan 3 gejala dari demam berdarah, umumnya panas dan ruam-ruam. 

- Hanya 10 persen dari orang Indonesia yang mengetahui akan demam berdarah, mengetahui bahwa obat-obatan AINS harus dihindari. (AINS adalah Anti Inflamasi Non Steroid, golongan obat analgesik yang mengurangi rasa sakit, demam, dan peradangan. Contoh NSAID adalah ibuprofen dan naproxen.)

Menurut World Health Organization (WHO), DBD adalah suatu penyakit dengan vector melalui gigitan nyamuk yang sudah terinfeksi oleh virus dengue. Vektor utama dalam DBD adalah nyamuk Aedes aegypti. 

Gejala DBD
Masih menurut WHO,  gejala-gejala di bawah ini terjadi apabila terkena DBD:

•Panas tinggi (39°C) dengan gejala-gejala berikut:

•Sakit kepala berat

•Nyeri pada belakang mata

•Nyeri otot dan sendi

•Mual

•Ruam-ruam

Gejala tersebut biasanya berada pada 2-7 hari, setelah masa inkubasi 4-10 hari setelah gigitan nyamuk yang terinfeksi. 









(TIN)