Rokok Elektrik Juga Bisa Merusak Gigi dan Gusi

Torie Natalova    •    Jumat, 18 Nov 2016 23:36 WIB
rokok
Rokok Elektrik Juga Bisa Merusak Gigi dan Gusi
Rokok elektrik (Foto: wikipedia)

Metrotvnews.com, Jakarta: Rokok elektrik sering digunakan sebagai pengganti rokok tembakau. Ini biasanya digunakan untuk mereka yang ingin berhenti merokok,  tapi masih belum bisa menghilangkan kebiasaan mengisap tembakau yang dapat merusak kesehatan itu.

Sebuah penelitian terbaru telah menemukan bahwa rokok elektrik bisa merusak gusi dan gigi seperti merokok tembakau pada umumnya.

"Kami menunjukkan bahwa ketika uap dari rokok elektrik terbakar, ini menyebabkan sel-sel melepaskan protein inflamasi, yang pada gilirannya memperburuk tekanan dalam sel sehingga dapat mengakibatkan kerusakan dan menyebabkan berbagai penyakit mulut," kata pemimpin peneliti Irfan Rahman, Profesor di University of Rochester School of Medicine and Dentistry US.

Kebanyakan rokok elektrik menggunakan baterai, perangkat pemanas dan cartridge untuk menahan cairan yang biasanya mengandung nikotin, perasa dan bahan kimia lainnya. Perangkat bertenaga baterai memanaskan cairan dalam cartridge menjadi aerosol yang dihirup oleh pengguna.

Sebelumnya, para ilmuwan berpikir bahwa bahan kimia yang ditemukan dalam asap rokok adalah penyebab di balik efek yang merugikan kesehatan. Namun, semakin banyak data ilmiah, menunjukkan hal yang sebaliknya.

"Berapa banyak dan seberapa sering seseorang merokok elektrik akan menentukan tingkat kerusakan pada gusi dan rongga mulut," tambah Rahman.

Penelitian yang memaparkan tubuh manusia, jaringan gusi orang yang tidak merokok saat terkena uap rokok elektrik, dapat menyebabkan kerusakan sel-sel dalam mulut. Menurut peneliti, perasa pada rokok elektrik juga dapat menyebabkan kerusakan sel-sel, bahkan lebih buruk.

Namun, satu hal yang harus diingat dan sangat penting yaitu rokok elektrik juga mengandung nikotin yang dikenal memiliki pengaruh besar terhadap penyakit gusi.

 


(ELG)