Penderita Diabetes Disarankan Menghindari Diet Ketogenik

Torie Natalova    •    Senin, 05 Mar 2018 14:15 WIB
diabetes
Penderita Diabetes Disarankan Menghindari Diet Ketogenik
(Foto: Shutterstock)

Jakarta: Menjaga asupan makanan dengan diet sehat penting bagi penderita diabetes. Namun, para ahli kesehatan sepakat bahwa mereka harus menghindari diet ketogenik.

Ketogenetik atau keto merupakan diet yang mengedepankan lemak dan protein sebagai asupan utama, namun rendah karbohidrat.

Tubuh membutuhkan karbohidrat untuk menghasilkan energi. Namun, karena jumlah asupannya dibatasi, diharapkan tubuh dapat membakar kalori dari cadangan lemak yang ada di tubuh.

Penderita diabetes harus hati-hati dengan diet
keto karena kemungkinan tidak memiliki cukup insulin pada sistem tubuh.

Jika demikian, Anda tidak dapat menggunakan gula sebagai energi. Jika lemak pecah saat kekurangan insulin, hati akan memperoduksi keton lebih banyak di dalam tubuh.

Masalah akan timbul saat kadar keton menjadi terlalu tinggi karena darah akan menjadi terlalu asam.

Ini kemudian bisa memicu diabetes ketoasidosis, yang merupakan keadaan darurat medis. Penderita akan merasa mual, muntah, sulit bernapas, menjadi bingung, bahkan pingsan.

Penting untuk melakukan pengecekan keton secara rutin, terutama jika Anda menderita diabetes. Tes positif untuk keton tidak selalu merupakan keadaan darurat yang mengancam jiwa. Jika tes urine menunjukkan jumlah keton sangat tinggi, segera ke rumah sakit agar tidak berakibat fatal. Sementara itu, minum banyak air untuk membantu mengeluarkan keton dari dalam tubuh.




(DEV)