Makanan yang Tidak Boleh Dikonsumsi Meghan Markle Selama Hamil

Raka Lestari    •    Jumat, 04 Jan 2019 12:46 WIB
kehamilanmeghan markle
Makanan yang Tidak Boleh Dikonsumsi Meghan Markle Selama Hamil
Berikut ini adalah daftar makanan yang tidak boleh dikonsumsi oleh Meghan Markle. (Foto: Courtesy of Harpersbazaar.com)

Jakarta: Saat ini, Meghan Markle atau Duchess of Sussex sedang hamil bayi Pangeran Harry, sehingga ia memiliki seperangkat aturan yang harus ia ikuti.

Untuk itu, Meghan perlu mengikuti aturan pola makan yang bertujuan menjaga kesehatan sang ibu dan bayi. Dan beberapa dari aturan-aturan tersebut pasti akan memberikan perubahan pada apa yang biasanya dimakan oleh Meghan. Dilansir dari Reader's Digest, berikut ini adalah daftar makanan yang tidak boleh dikonsumsi oleh Meghan Markle.

1. Daging mentah
Kehamilan melemahkan sistem kekebalan wanita, kata Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Ini menempatkan wanita pada risiko lebih besar tertular penyakit bawaan pada makanan, yang berpotensi lebih serius pada wanita hamil.

Belum lagi risiko terhadap kehamilan dan bayi yang belum lahir. Penyakit bawaan makanan yang disebabkan oleh listeria dapat mengancam kehidupan ibu dan bayi. Oleh karena itu, wanita hamil disarankan untuk menghindari semua daging mentah dan setengah matang.

(Baca juga: Tips Menjaga Pola Makan Saat Kehamilan)

2. Sushi
Ikan mentah dan makanan laut juga dapat mengandung bakteri berbahaya yang ditularkan melalui makanan, oleh karena itu CDC merekomendasikan wanita hamil untuk menghindari sushi selama kehamilan. Jenis makanan ini juga diusahakan agar semua hidangan makanan laut dimasak hingga 145 °F (62,7 °Celsius).


(Meghan perlu mengikuti aturan pola makan yang bertujuan menjaga kesehatan sang ibu dan bayi. Dan beberapa dari aturan-aturan tersebut pasti akan memberikan perubahan pada apa yang biasanya dimakan oleh Meghan. Foto: Courtesy of Harpersbazaar.com)

3. Kecambah
Meghan markle diketahui menyukai kecambah yang masih mentah, namun selama kehamilannya ini ia dilarang untuk mengonsumsinya karena mereka dapat menyebabkan jenis keracunan makanan yang berbahaya bagi wanita hamil.

Diantaranya adalaha semanggi, kacang hijau, dan kecambah lobak. CDC merekomendasikan wanita hamil untuk memasaknya dengan seksama sebelum mengonsumsinya.

4. Telur setengah matang
Meskipun telur adalah salah satu sumber utama asam folat dan vitamin B yang sangat penting bagi bayi yang sedang berkembang, telur tersebut perlu dimasak hingga suhu 160 °F (71,1 °Celsius) untuk menghancurkan Salmonella yang ada di dalamnya. Bakteri jahat ini akan membuat ibu menjadi sakit, tetapi untungnya itu tidak berpengaruh pada bayi.

5. Jus yang tidak dipasteurisasi
Ketika buah dan sayuran dikupas, dipotong, atau diperas, bakteri berbahaya yang mungkin ada di kulit produk dapat menyebar ke bagian dalam, menurut Food and Drug Administration AS.

Itu termasuk Toxoplasma, parasit yang ditemukan pada buah dan sayuran yang tidak dicuci. Parasit ini bisa sangat berbahaya bagi calon ibu dan bayi yang belum lahir. FDA merekomendasikan bahwa wanita hamil hanya minum jus yang telah dipasteurisasi atau dimasak untuk membunuh bakteri.




(TIN)