6 Penyebab Nyeri pada Punggung

Nia Deviyana    •    Senin, 28 Nov 2016 15:05 WIB
informasi kesehatan
6 Penyebab Nyeri pada Punggung
(Foto: Web MD)

Metrotvnews.com, Jakarta: Nyeri di area punggung adalah penyakit yang pernah diderita hampir semua orang dewasa. Meski tak selalu berbahaya, nyeri pada punggung dapat mengganggu produktivitas.

Nyeri punggung bisa disebabkan berbagai hal, seperti dilansir Medical Daily berikut ini.

1. Kasur terlalu empuk

Kasur yang empuk dipercaya membuat tidur semakin nyaman. Benarkah hal tersebut? Ternyata tidak juga. Tidur di kasur yang sangat empuk menyebabkan beban di punggung tidak sama rata sehingga terjadilah nyeri punggung.

2. Menggunakan gadget

Saat sedang asyik bermain gadget, banyak orang tidak sadar melakukannya sembari duduk atau tidur dengan posisi yang salah. Salah postur saat menggunakan gadget ini menjadi penyebab lazim keluhan sakit di area punggung, leher, dan bahu.

3. Mengerjakan pekerjaan rumah tangga

Mengerjakan pekerjaan rumah tangga terkadang membuat Anda harus membungkuk. Hal ini terkadang menciptakan ketegangan di area leher. Usahakan berjongkok jika ingin mengambil sesuatu, dan hindari membungkuk untuk mengurangi tekanan di area leher dan pinggang.

4. Memakai sepatu high heels atau sandal jepit

Memakai high heels memang membuat Anda tampak modis. Selain itu, kaki pun tampak jenjang. Begitu juga dengan sandal yang nyaman dikenakan saat bersantai.

Akan tetapi, tahukah Anda bila keduanya bisa membuat cedera punggung Anda? Sebuah studi yang dipublikasikan dalam Jurnal Chiropractic Medicine 2010 menemukan banyak perempuan mengeluh akibat menggunakan sepatu high heels.

"Sepatu high heels membuat otot kaki tertarik dan berada di posisi tidak sejajar," jelas Dr Surve, salah satu profesor di Texas College of Osteopathic Medicine.

Sementara, sandal jepit menempatkan strain yang tak biasa pada kaki, pinggul, dan otot punggung bawah. Sandal jepit menempatkan lebih banyak tekanan pada tepi luar kaki. Hal ini yang kemudian mengubah sudut panggul, meningkatkan torsi dari tulang punggung bagian bawah.

5. Asupan makanan yang salah

Mengonsumsi banyak makanan olahan dan gula meningkatkan peradangan dalam tubuh dan menyebabkan sakit punggung. Sebuah studi di Asia Spine Journal 2014 menemukan bahwa sekitar 31 persen perempuan dan 25 persen laki-laki yang mengeluhkan sakit punggung ternyata juga menderita gastrointestinal, seperti sakit perut dan intoleransi makanan.

Memilih makanan yang kaya protein seperti daging tanpa lemak, kacang-kacangan, gandum, nasi merah dan sayuran membantu mengurangi risiko sakit pada punggung.

6. Merokok

Rokok tak hanya menyebabkan masalah pada paru-paru, tetapi juga mendatangkan masalah untuk punggung. Sebuah studi pada 2001 yang dilakukan Johns Hopkins University menemukan, racun rokok menyebar hingga ke bagian tubuh belakang.


(DEV)