Kontrasepsi Hormonal Dapat Tingkatkan Risiko Kanker Payudara

Sri Yanti Nainggolan    •    Sabtu, 11 Mar 2017 21:23 WIB
kanker payudara
Kontrasepsi Hormonal Dapat Tingkatkan Risiko Kanker Payudara
Kontrasepsi Hormonal Dapat Tingkatkan Risiko Kanker Payudara (Foto: gettyimages)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kanker payudara bisa dipicu oleh faktor eksternal, meskipun faktor genetik juga berperan besar. Bahkan, peralatan keseharian juga bisa menyebabkan risiko terkena kanker payudara meningkat.

Seorang peneliti bernama Sanna Heikkinen deri University of Helsinki di Finlandia bersama Finnish Cancer Registry mengevaluasi kontribusi dari penggunaan kontrasepsi dan pewarna rambut sebagai faktor risiko kanker payudara.

"Faktor risiko terbesar dari kanker payudara usia dan beberapa hal lain terkait gaya hidup seperti usia yang terlalu tua saat pertama kali melahirkan, jarak lahir anak yang pendek, tinggi konsumsi alkohol, dan kurang gerak," jelas Heikkinen.

Tim tersebut meneliti data survei dari delapan ribu penderita kanker payudara dan 20 ribu bukan penderita di Finlandia.

Hasilnya, penggunaan kontasepsi hormonal ternyata menyebabkan risiko kanker payudara hingga 32 persen lebih tinggi pada wanita yang berusia di bawah 50 tahun, dibandingkan wanita yang berusia sama dan tidak menggunakan kontrasepsi hormonal.  

Para peneliti juga melihat apakah parapastisipan melakukan pemeriksaan mamografi oportunistik sebagai bentuk deteksi dini. Tenyata lebih dari 60 persen partisipan melakukannya sebelum berusia 50 tahun.

"Para wanita juga sebaiknya lebih mengerti perihal bahaya mamografi oportunistik seperti paparan radiasi dan adanya temuan, baik positif maupun negatif, palsu," terangnya.

Kanker payudara, yang kebanyakan menyerang wanita adalah jenis kanker yang sulit dideteksi dini karena kurangnya kesadaran terhadap penyakit tersebut.

 


(ELG)