Hati-hati, Minum Air Berlebihan Dapat Berakibat Fatal

Nia Deviyana    •    Selasa, 08 Nov 2016 18:04 WIB
informasi kesehatan
Hati-hati, Minum Air Berlebihan Dapat Berakibat Fatal
(Foto: Shutterstock)

Metrotvnews.com, Jakarta: Tak banyak yang tahu, minum air berlebihan dapat berakibat fatal terhadap kesehatan.

Dr Aaron Baggish, Direktur Departemen Kardiovaskular di Massachusetts General Hospital Center menjelaskan, minum air melebihi anjuran menyebabkan konsentrasi natrium (garam) di dalam darah rendah. Hal tersebut kemudian memicu kondisi yang dikenal dengan hiponatremia, air bocor dari darah ke jaringan lain.

Dalam hal ini, otak adalah organ yang paling terpengaruh oleh hiponatremia. Air yang bocor dari darah akan masuk ke sel-sel otak.

"Awalnya, gejalanya tampak ringan seperti kebingungan, sakit kepala, dan mual. Tapi jika tidak ditangani, bisa berakhir dengan kejang," ujar Baggis seperti dikutip Web MD.

Jika parah, otak akan membengkak tak terkendali. Kondisi tersebut disebut herniasi otak. Ini yang bisa berakibat fatal.

"Otak adalah jaringan lunak yang berada di dalam tengkorak. Saat terjadi pembengkakan, hanya ada satu jalan keluar, yaitu di bagian bawah tengkorak, di situ ada lubang yang menghubungkan otak ke sumsum tulang belakang," tambah Baggish.

Mengonsumsi minuman berelektrolit dapat mengurangi risiko hiponatremia. Mengetahui berapa asupan yang air yang diperlukan tubuh juga penting untuk menghindari gangguan kesehatan.

Kebutuhan air masing-masing individu berbeda-beda. Institute of Medicine merekomendasikan 3 liter (13 gelas) cairan per hari untuk laki-laki, dan 2,2 liter (9 gelas) untuk perempuan. 

Namun, perlu dipahami bahwa kebutuhan cairan tak selalu harus dicukupi dengan minum air mineral saja. Anda bisa mengombinasikan dengan makanan yang mengandung banyak air, seperti sayuran dan buah.


(DEV)