Pengaruh Nutrisi Bagi si Kecil

Yatin Suleha    •    Kamis, 17 Nov 2016 15:05 WIB
perkembangan anak
Pengaruh Nutrisi Bagi si Kecil
Tahukah Anda bahwa bahwa ahli merekomendasikan 70-100 mg DHA per hari untuk batita, tapi rata-rata anak hanya mendapat 25 persen dari jumlah tersebut. (Foto: Amazonaws)

Metrotvnews.com, Jakarta: Mengapa si kecil harus diberikan nutrisi? Dan seberapa pentingnya nutrisi bagi si kecil? Dr. Daniel Rauch, MD, lektor kepala ilmu kesehatan anak di Mount Sinai School of Medicine, New York, Amerika menjelaskan bahwa gen adalah faktor yang paling penting, tapi anak tidak dapat menggapai potensi genetiknya tanpa nutrisi yang cukup.

Dr. Daniel juga menerangkan bahwa jika anak mengonsumsi makanan sehat dan seimbang kemungkinan  besar anak Anda tidak perlu multivitamin. Namun American Academy of Pediatrics menyarankan semua bayi, anak, dan remaja mendapatkan dosis vitamin D harian sebesar 400 IU yang penting bagi pertumbuhan.

(Baca juga: Pentingnya Kombinasi Zat Gizi untuk Pertumbuhan Anak)

Karena sulit mendapatkan vitamin D hanya dari makanan, anak Anda mungkin memerlukan suplemen harian setelah lahir kecuali dia mengonsumsi minumal 1 liter susu formula yang diperkaya vitamin D setiap hari.

Salah satu sumber nutrisi yang penting untuk si kecil adalah DHA. Mengapa DHA ini penting? DHA adalah jenis asam lemak omega-3 yang berkontribusi terhadap perkembangan otak. DHA dalam tiga tahun pertama kehidupan si kecil, masa ketika otak tumbuh dengan pesat. 

Sumber DHA bisa Anda dapatkan dalam ikan berlemak, Salmon, dan mackarel yang kaya DHA. Makanan lain yang mengandung DHA adalah telur dan susu.

Fakta DHA: Tahukah Anda bahwa bahwa ahli merekomendasikan 70-100 mg DHA per hari untuk batita, tapi rata-rata anak hanya mendapat 25 persen dari jumlah tersebut.







(TIN)