Ketahui Bahayanya jika Anda Kelebihan Asupan Vitamin C

Pelangi Karismakristi    •    Senin, 02 Jul 2018 16:32 WIB
tips kesehatan
Ketahui Bahayanya jika Anda Kelebihan Asupan Vitamin C
(Foto: Life Extention)

Jakarta: Vitamin C selain menjaga kesehatan mulut juga baik dalam hal menjaga kesehatan kulit, penyerapan zat besi, hingga menyembuhkan luka. Untuk memperoleh manfaatnya, Anda diharuskan mengonsumsi 90 mg per hari untuk pria, dan 75 mg per hari untuk wanita. Sedangkan ibu hamil membutuhkan 85 mg perhari dan 120 mg pada ibu menyusui.

Namun, jangan sampai juga Anda kelebihan dalam mengonsumsinya karena bisa menyebabkan hal ini.

1. Gastrointesnial

Terlalu banyak mengonsumsi vitamin C dapat menyebabkan kram di perut, mual, dan diare. Hal ini terjadi ketika vitamin tak diserap dengan baik oleh sistem gastrointestinal. Ini biasanya terjadi karena seseorang overdosis mengonsumsi suplemen.

2. Batu ginjal

Tubuh bisa mengubah zat kimia dari vitamin C menjadi senyawa oksalat. Oksalat ini akan diekresikan dalam urine. Bila tubuh memiliki oksalat tinggi, dapat berpotensi menyebabkan batu ginjal. Sehingga bila Anda memiliki riwayat batu ginjal, disarankan untuk menghindari suplemen vitamin C berdosis tinggi. Penelitian juga menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi lebih dari 1000 mg vitamin C tiap hari, berisiko lebih tinggi terkena batu ginjal dibanding mereka yang hanya mengonsumsi 90 mg per hari.

3. Kardiovaskular

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa jumlah suplemen vitamin C yang terlalu tinggi bisa menyebabkan penyakit kardiovaskular. Studi lainnya juga memperlihatka bahwa wanita pascamnopause yang juga menderita diabetes dan mengonsumsi sekitar 300 mg suplemen vitamin C akan meningkatkan risiko kardiovaskuler.

4. Berisiko merusak genetik

Dalam sebuah penelitian yang melibatkan subyek sehat, mereka diberikan suplemen vitamin C setiap hari selama enam minggu. Pada dosis 500 mg perhari, teridentifikasi kerusakan oksidatif. Dari sini, peneliti menyimpulkan bahwa mengonsumsinya berlebih berimbas dapat merusak dan mengubah DNA. Akhirnya dapat menyebabkan penyakit yang mengancam jiwa, seperti kanker.

Namun efek tersebut tak terlihat pada subyek yang diberi dosis di bawah 500 mg. Vitamin C yang digunakan pun melalui suplemen, bukan makanan alami.

5. Bereaksi negatif dengan obat tertentu

Vitamin C dalam dosis tinggi dapat menyebabkan penyumbatan fungsi pengencer darah atau antikoagulan. Kondisi tubuh yang kelebhihan vitamin C juga bisa mengganggu hasil tes darah tertentu, terutama hasil tes untuk serum bilirubin dan kreatin serum serta menyebabkan hasil lab tak akurat.


 


(DEV)