5 Manfaat Memiliki Rohani yang Baik

Sri Yanti Nainggolan    •    Kamis, 07 Dec 2017 14:05 WIB
psikologi
5 Manfaat Memiliki Rohani yang Baik
Menjadi rohani sendiri dapat memberikan efek positif dalam hidup, salah satunya menumbuhkan sifat-sifat baik seperti cinta, kesabaran, toleransi. (Foto: Pixabay.com)

Jakarta: Seseorang yang rohani, cenderung menyandarkan hidupnya pada suatu kekuatan yang dianggap, misalnya mereka yang beragama percaya kepada Tuhan.

Menjadi rohani sendiri dapat memberikan efek positif dalam hidup, salah satunya menumbuhkan sifat-sifat baik seperti cinta, kesabaran, toleransi, dan lain-lain. Selain itu, berikut adalah manfaat lain dari memiliki rohani yang baik.

1. Mencegah depresi
Tak sedikit orang yang mencari Tuhan saat berada dalam kesulitan atau tengah berharap sesuatu. Tak heran bila banyak studi menunjukkan adanya hubungan antara kerohanian dan depresi. Sebuah studi tahun 2014 menyebutkan bahwa bagian korteks otak semakin menebal melalui ibadah rutin dan kegiatan keagamaan lainnya.

2. Mengurangi angka bunuh diri
Menjadi rohani dan agamis membuat kekuatan mental terbentengi bahkan dalam keadaan sulit sekalipun. Sebuah studi dalam JAMA Networks Journal menunjukkan bahwa wanita yang menghadiri acara keagamaan memiliki risiko untuk bunuh diri lebih kecil dibandingkan mereka yang tak pernah.


(Menjadi rohani sendiri dapat memberikan efek positif dalam hidup, salah satunya menumbuhkan sifat-sifat baik seperti cinta, kesabaran, toleransi, dan lainnya. Foto: Pixabay.com)

(Baca juga: Kekerasan Psikologis Lebih Berpengaruh pada Perkembangan Anak)

3. Membuat kehidupan bahagia
Banyak studi menunjukkan bahwa mereka yang aktif dalam kegiatan keagamaan cenderung memiliki kehidupan keluarga yang lebih bahagia. Mereka juga memiliki hubungan romantis yang lebih baik.

Banyak studi juga menunjukkan bahwa mereka yang mendoakan pasangan memiliki komitmen yang lebih baik antara satu sama lain. Sementara, mereka yang datang ke acara keagamaan bersama orangtua juga memiliki kehidupan yang lebih bahagia.

4. Mengatasi segala hal lebih baik
Menjadi rohani membantu merilekskan sistem saraf dan meningkatkan sistem imun. Sebuah studi menunjukkan bahwa wanita yang positif HIV, yang umumnya mengalami depresi, belajar untuk mengatasi masalah mereka melalui kegiatan rohani dan merasa diri mereka lebih baik.

5. Memperpanjang usia
Orang dengan harapan dan iman yang kuat cenderung panjang umur. Sebuah studi yang dilakukan oleh Harvard T H Chan School of Public Health dan dipublikasikan tahun 2016 di JAMA menunjukkan mereka yang rajin pergi ke tempat ibadah memiliki insidensi penyakit kardiovaskular, kanker, dan gangguan kesehatan lain lebih kecil. 










(TIN)