Bercinta Saat Hamil Berdampak Buruk Bagi Janin?

Torie Natalova    •    Rabu, 08 Nov 2017 15:56 WIB
seks dan kesehatan
Bercinta Saat Hamil Berdampak Buruk Bagi Janin?
(Foto: Pinterest)

Metrotvnews.com, Jakarta: Ada berbagai macam mitos terkait kehamilan yang seringkali membuat ibu hamil (bumil) takut. Salah satunya, tidak boleh bercinta saat hamil karena bisa memengaruhi perkembangan janin hingga menyebabkan keguguran. Namun, benarkah hal itu?

Ahli bidan dan hypnobirthing, Anthonissa Moger menjelaskan sembilan mitor paling umum yang sering didengar seputar seks selama kehamilan dan mengapa semua mitos itu salah.

1. Bercinta saat hamil bisa menyakiti bayi

Berhubungan seks tidak dapat menyakiti bayi, terlepas apakah Anda hamil 4 atau 40 minggu. Serviks Anda tertutup dan bayi aman di dalam kandungan. Namun, memang ada beberapa wanita disarankan dokter untuk menghindari seks selama hamil karena alasan medis.

2. Hindari beberapa posisi

Apa yang terasa nyaman mungkin akan berubah ketika perut Anda bertambah besar saat hamil. Namun, biarkan tubuh yang membimbing Anda.

3. Kehilangan hasrat seksual

Sebenarnya, bagi kebanyakan wanita dorongan seksual meningkat justru selama kehamilan. Namun, ada juga yang sebaliknya.

5. Orgasme memicu keguguran

Tidak benar sama sekali. Anda hanya mungkin akan mengalami beberapa kram otot ringan atau pengencangan di perut Anda. Tetapi ini bukanlah kontraksi untuk persalinan.

6. Bercinta bisa memicu persalinan

Ini mungkin saja terjadi tetapi tidak perlu khawatir. Kondisi ini dapat terjadi jika Anda bercinta di akhir kehamilan atau waktu persalinan yang terlalu lama. Ada sejumlah kecil prostaglandin dalam sperma yang dapat membantu serviks terbuka.





(DEV)