Kebiasaan Minum Teh Bantu Turunkan Risiko Glaukoma

Raka Lestari    •    Rabu, 10 Jan 2018 08:00 WIB
kesehatan mata
Kebiasaan Minum Teh Bantu Turunkan Risiko Glaukoma
(Foto: Shutterstock)

Jakarta: Banyak sekali manfaat dari meminum teh, salah satu manfaatnya bisa menyelamatkan penglihatan Anda. Menurut National Health Institutes, banyak orang berusia 40 tahunan menderita glaukoma, penyakit yang merusak saraf optik mata yang dapat menyebabkan kehilangan penglihatan dan kebutaan.

Sebuah penelitian yang dipublikasikan secara online di British Journal of Ophthalmology mengungkapkan bahwa menikmati teh dapat membantu menurunkan risiko terkena penyakit glaukoma sebesar 74 persen.

Para peneliti memeriksa data kuesioner kesehatan dari 1.678 laki-laki dan perempuan yang berpartisipasi dalam National Health and Nutrition Examination Survey di Amerika Serikat, seperti yang dilaporkan oleh Science Daily. Pada kuesioner tersebut  peserta ditanya tentang kebiasaan minum teh dan tidak minum teh selama 12 bulan.

Ketika membandingkan hasil dari kuesioner tersebut, mereka yang minum teh memiliki risiko lebih rendah terkena penyakit glaukoma.

"Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan pentingnya temuan ini dan apakah konsumsi teh panas dapat berperan dalam pencegahan glaukoma," kata para peneliti kepada Science Daily.

Glaukoma menyebabkan menambah tekanan cairan di dalam mata, sehingga bisa merusak saraf optik. Penyakit ini adalah salah satu penyebab utama kebutaan di Amerika Serikat dan telah mempengaruhi 57,5 juta orang di seluruh dunia.

American Optometric Association merekomendasikan mereka yang berisiko terkena glaukoma, termasuk mereka yang memiliki riwayat keluarga, orang Afrika Amerika berusia di atas 40 tahun, dan orang Hispanik berusia di atas 60 tahun melakukan pemeriksaan mata secara keseluruhan tahunan untuk mencegah penyakit ini.

Satu hal yang pasti, teh dianggap dapat membantu melawan penyakit jantung, kanker, dan diabetes karena banyaknya antioksidan dan sifat anti-inflamasi berkontribusi menurunkan risiko glaukoma.





(DEV)