Studi: Pemuda Milenial Lebih Lemah Daripada Ayah Mereka

Sri Yanti Nainggolan    •    Rabu, 05 Oct 2016 12:25 WIB
studi kesehatan
Studi: Pemuda Milenial Lebih Lemah Daripada Ayah Mereka
Rata-rata pemuda Milenial di Amerika lebih sibuk mengetik email dan mengangkat beban yang lebih ringan, dibandingkan dengan kebiasaan pada 31 tahun yang lalu. (Foto: Heatyhosting)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sebuah studi baru yang diterbitkan dalam Journal of Hand Therapy mengungkapkan, bahwa pria berusia 20-30 tahun terbukti lebih lemah dibandingkan dengan pria seusia mereka di tahun 1985.

Penelitian tersebut mengumpulkan 237 pria muda sehat berusia 20-34 tahun dan mengukur seberapa besar kekuatan mereka dengan menggunakan dinamometer, kemudian membandingkannya dengan kekuatan standar di tahun 1985.

Hasilnya, kebanyakan pemuda berusia 20-24 tahun mampu mengangkat beban sekitar 45 kg pada tangan kanan dan 44 kg pada tangan kiri. Sementara, para pemuda di tahun 1985 bisa mengangkat beban sekitar 54 kg pada tangan kanan dan 47 kg pada tangan kiri. 

(Baca juga: Tips Menghindari Paparan Bahan Kimia di Kantor)

Pria milenial berusia 25-29 tahun bahkan menunjukkan penurunan yang lebih parah, yaitu sekitar 11 kg dan 8 kg lebih ringan, dibandingkan pemuda seusia mereka di tahun 1985.

Para peneliti berspekulasi, rata-rata pemuda Milenial di Amerika lebih sibuk mengetik email dan mengangkat beban yang lebih ringan dibandingkan dengan kebiasaan pada 31 tahun yang lalu.

"Pola kerja telah berubah secara drastis sejak 1985. Sebagai masyarakat, kita sudah tidak terlalu berkutat dengan pertanian melainkan sekarang dengan teknologi," ujar Elizabeth Fain, salah seorang peneliti dari kota bagian Winston-Salem. 

Fain, dan rekannya Cara Weatherford, tidak bermaksud merendahkan kekuatan kaum Milenial, namun menunjukkan bahwa standar kekuatan pada tahun 1985 cukup penting terkait cedera yang dialami. 






(TIN)