Ini yang Dirasakan Seorang Autisme di Transportasi Umum

Raka Lestari    •    Jumat, 30 Mar 2018 11:45 WIB
autisme
Ini yang Dirasakan Seorang Autisme di Transportasi Umum
Dilansir dari Metro.co.uk orang-orang yang menderita autisme tidak selalu merasa nyaman dengan perubahan-perubahan yang terjadi. (Foto: Matthew Henry/Unsplash.com)

Jakarta: Sebuah survei baru-baru ini dilakukan oleh National Autistic Society mengidentifikasi bahwa 52 persen dari orang autisme merasa takut ketika mereka harus menggunakan transportasi umum seperti bus atau kereta api. 

Bukan hanya perubahan secara tiba-tiba yang berdampak pada orang autistik, bagi sebagian penderita autisme suara-suara yang bagi sebagian orang dianggap biasa dapat terasa mengganggu menyebabkan kecemasan atau bahkan rasa sakit fisik.

Suasana yang ramai dan hiruk-pikuk, situasi yang membingungkan dapat dirasakan dengan lebih intens dan penundaan jadwal serta pembatalan yang tak terduga, yang bagi orang biasa hanya menyebalkan, dapat membuat kesulitan yang serius bagi penderita autisme. 

Dilansir dari Metro.co.uk orang-orang yang menderita autisme tidak selalu merasa nyaman dengan perubahan-perubahan yang terjadi, tetapi mungkin dapat mengatasi lebih baik jika mereka dapat mempersiapkan perubahan di awal. Jadi ketika terdapat perubahan jadwal ketika menggunakan transportasi umum, mereka lebih bisa mengantisipasinya. 


(Dilansir dari Metro.co.uk orang-orang yang menderita autisme tidak selalu merasa nyaman dengan perubahan-perubahan yang terjadi. Foto: Martin Ceralde/Unsplash.com)

(Baca juga: Studi: Bayi Autisme Memiliki Kadar Logam Lebih Rendah Daripada Bayi Normal)

Ini adalah sensasi yang dirasakan oleh banyak dari 700.000 orang autisme di Inggris setiap hari yang harus bergabung dengan kerumunan orang di angkutan umum, atau dalam situasi stres tinggi lainnya, menurut Metro.co.uk. 

Survei tersebut juga mengungkapkan bahwa 67 persen orang autisme mengatakan bahwa publik bereaksi negatif ketika mereka bereaksi terhadap perubahan tak terduga. 

Oleh karena itu, bagi seseorang yang tidak menderita autisme tindakan sederhana yang dapat Anda lakukan adalah mempelajari lebih lanjut mengenai apa yang dihadapi oleh orang autisme dan keluarga mereka, dan memahami bagaimana cara bereaksi yang baik ketika seorang penderita autisme ketika mengalami kesulitan.







(TIN)