Menghabiskan Waktu dalam Ruangan Sebabkan Rabun Jauh?

Anggi Tondi Martaon    •    Jumat, 29 Dec 2017 07:00 WIB
kesehatan mata
Menghabiskan Waktu dalam Ruangan Sebabkan Rabun Jauh?
Annegret Dahlmann-Noor, konsultan oftalmologi di Moorfields Eye Hospital di London menjelaskan, kurangnya cahaya alami menjadi penyebab utama rusaknya penglihatan anak yang lebih banyak menghabiskan waktu di dalam ruangan. (Foto: Kelly Sikkema/Unsplash.co

Jakarta: Masalah penglihatan merupakan salah satu masalah kesehatan yang dialami oleh anak-anak pada saat ini. Pasalnya, mereka lebih banyak menghabiskan waktu di dalam ruangan.

Annegret Dahlmann-Noor, konsultan oftalmologi di Moorfields Eye Hospital di London menjelaskan, kurangnya cahaya alami menjadi penyebab utama rusaknya penglihatan anak yang lebih banyak menghabiskan waktu di dalam ruangan.

"Faktor utamanya nampaknya kurang terpapar sinar matahari langsung karena anak yang banyak belajar dan yang menggunakan komputer, smartphone, atau komputer tablet banyak memiliki sedikit kesempatan untuk berlari berkeliling di luar ruang, dan kurang terkena sinar matahari dan karena itu nampak untuk lebih berisiko mengembangkan short-sightedness (rabun jauh-tidak bisa melihat jauh)," kata Dahlmann-Noor saat dikutip dari BBC.com.

Tak bisa dipungkiri, salah satu penyebab buah hati lebih memilih di dalam ruangan karena gadget. Perangkat tekhnologi ini dianggap begitu mengasyikkan dan menghibur mereka daripada bermain bersama teman-temanya di luar. 


(Annegret Dahlmann-Noor, konsultan oftalmologi di Moorfields Eye Hospital di London menjelaskan, kurangnya cahaya alami menjadi penyebab utama rusaknya penglihatan anak yang lebih banyak menghabiskan waktu di dalam ruangan. Foto: Courtesy of Gettyimages)

(Baca juga: Penelitian: Buku Lebih Mencerdaskan Anak Ketimbang Gadget)

Jadi haruskah kita menghentikan atau membatasi penggunaan gadget? Jawabanya adalah iya jika kita ingin menjaga kesehatan mata anak. Namun, memang mewujudkan hal itu tidaklah mudah. 

"Anda cuma bisa mengatakan bahwa hal itu tak baik bagi mereka, dan bisa menyebabkan rabun jauh," terang Dr Dahlmann-Noor.

Dr Dahlmann-Noor pun menyarankan kepada setiap orangtua mulai mengubah kebiasaan anak bermain gadget di dalam ruangan dengan mengajak anak bermain di luar sebanyak mungkin. Tak lama, Anda cukup mengajak anak bermain di luar selama dua jam sehari.

"Di dunia yang sempurna, mungkin rata-rata sepanjang minggu dan akhir pekan, dua jam sehari di luar rumah sangat membantu anak-anak agar matanya tetap sehat," ujar dia.

Selain mengajak anak bermain di luar, Dr Dahlmann-Noor juga menyarankan kepada orangtua untuk mendukung kesehatan mata buah hati dengan asupan makanan bergizi, diantaranya asam lemak esensial omega-3, dan vitamin A, C, dan E. "Diet sehat sangat penting, dan Anda bisa mendapatkannya lewat ikan, alpukat, sayuran hijau, sayuran berdaun hijau sebanyak mungkin," tandas dia.










(TIN)