Gedung yang Membosankan Tak Baik bagi Kesehatan Mental

Sri Yanti Nainggolan    •    Jumat, 25 Aug 2017 11:30 WIB
psikologi
Gedung yang Membosankan Tak Baik bagi Kesehatan Mental
Sebuah penelitian yang dilakukan oleh pemasok pintu Ellard menemukan bahwa orang yang tinggal di lingkungan hambar cenderung menjadi bosan. (Foto: Hernan Sanchez/Unsplash.com)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sebuah penelitian menemukan bahwa manusia mudah terpengaruh oleh lingkungan tempat ia berada setiap hari. Hal tersebut pada akhirnya juga ikut mempengaruhi kesehatan mental. 

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh pemasok pintu Ellard menemukan bahwa orang yang tinggal di lingkungan hambar cenderung menjadi bosan. 

Penelitian tersebut melibatkan sebuah kelompok kecil yang menggunakan sensor untuk merasakan konduktansi kulit. Ketika partisipan merasa bersemangat secara emosional, sensor tersebut akan memberitahu para peneliti. 



Ellard mengajak partisipan ke dua tempat di Easr Houston, dimana tempat pertama adalah jalanan sepi dengan gedung-gedung membosankan dan tempat kedua adalah Whole Foods dimana terdapat banyak restoran dengan segudang aktivitas. 

Hasilnya, partisipan cenderung merasa bosan di tempat pertama dan bersemangat ketika berada di Whole Foods. 

Rasa bosan yang muncul tersebut dapat menyebabkan seseorang merasa stres, demikian menurut sebuah studi yang dilakukan oleh psikolog Colleen Merrifield and James Danckert. 

Mereka melakukan percobaan dimana para partisipan diminta menonton tiga jenis video: video sedih, video menarik, dan video membosankan; dan melihat bagaimana respons emosional partisipan. 

(Baca juga: 4 Cara Atasi Gangguan Psikologis yang Bisa Dilakukan di Rumah)

Secara mengejutkan, tak ada peningkatan detak jantung dan tingkat kortisol (hormon stres) saat partisipan menonton video membosankan. 



Semakin berlanjut, lingkungan yang membosankan ternyata juga dapat menyebabkan gangguan mental Attention Deficit and Hyperactivity Disorder (ADHD). 

Beberapa ciri dari gangguan tersebut adalah selalu gelisah, membuat keputusan yang terburu-buru, dan tak bisa melakukan beberapa pekerjaan sekaligus. 

Sebuah rumah yang tak memiliki mainan atau rangsangan secara konstan dapat menyebabkan anak kecil mengalami masalah mental tersebut. 











(TIN)