Mineral Ini yang Menjaga Tulang Anda

Yatin Suleha    •    Jumat, 19 May 2017 13:36 WIB
kesehatan tulang
Mineral Ini yang Menjaga Tulang Anda
Magnesium bekerja dengan sel tulang (atau disebut dengan osteoblasts), dan bekerja bersama dengan vitamin D dan hormon parathyroid untuk menjaga level kalsium normal dan menurunkan risiko patahnya kepadatan tulang. (Foto: Pinterest/lecremedelacrumb.com)

Metrotvnews.com, Jakarta: Selain Vitamin D dan kalsium, Anda juga bisa berterima kasih kepada salah satu mineral yang berperan utama pada tulang Anda, yaitu magnesium. 67 persen mineral ini disimpan di dalam tulang Anda.

Riset terbaru dalam European Journal of Epidemiology menyimpulkan bahwa magnesium membantu mencegah risiko patahnya keutuhan tulang Anda.



Dalam data yang ditulis lagi oleh Jennifer Bowers, PHD, RD, mengatakan bahwa magnesium membantu pertumbuhan tulang, studi berkaitan dengan hal ini sebelumnya belum ada.

Selama 20 tahun dari data yang diperoleh melalui 2.245 laki-laki para investigator di Inggris Raya dan Finlandia membandingkan magnesium laki-laki dalam tingkat darah terhadap risiko dari patahnya kepadatan tulang. Mereka menemukan hasilnya, yaitu semakin tinggi magnesium yang ada, semakin memperkecil risiko dari patahnya kepadatan tulang.

(Baca juga: Magnesium Mampu Jauhkan Penyakit Jantung dan Diabetes)

Magnesium bekerja dengan sel tulang (atau disebut dengan osteoblasts), dan bekerja bersama dengan vitamin D dan hormon parathyroid untuk menjaga level kalsium normal dan menurunkan risiko patahnya kepadatan tulang.



Faktor-faktor medis yang mempengaruhi penyerapan magnesium termasuk penyakit inflamasi usus (atau masalah diare kronis lainnya), insufisiensi ginjal atau obat tertentu.

Jadi berapa banyak magnesium yang baik untuk Anda konsumsi?
Asupan harian yang disarankan bagi orang dewasa di atas 31 tahun adalah 320 mg dan untuk laki-laki adalah 420 mg. Magnesium bisa Anda dapatkan dari biji-bijian dan kacang-kacangan, terutama almond, biji bunga matahari, kacang kenari, kacang mete, oatmeal, susu, selai kacang, bayam, brokoli, buah bit, dan kacang polong.







(TIN)