Durasi Gerakan Plank Saat Berolahraga agar Tubuh Terbentuk Sempurna

Sri Yanti Nainggolan    •    Minggu, 24 Sep 2017 19:34 WIB
studi kesehatan
Durasi Gerakan Plank Saat Berolahraga agar Tubuh Terbentuk Sempurna
(Foto: Women's Health)

Metrotvnews.com, Jakarta: Plank adalah jenis gerakan yang cukup sering dilakukan dalam berolahraga karena memiliki banyak manfaat pada tubuh.  Namun, berapa lama durasi plank yang tepat agar hasilnya maksimal?

Gerakan plank sangatlah sederhana, yakni seseorang melakukan push up  dalam jangka waktu tertentu untuk membentuk kebugaran pada bagian inti  tubuh, otot pantat, dan lutut. 

Menurut Albert Matheny sebagai  penasihat untuk Promix Nutrition, plank dapat dilakukan tiap hari. Namun, durasi waktu yang dibutuhkan bisa bervariasi dari  10 detik hingga satu menit.  Bagian terpenting dari olahraga ini adalah bentuk tubuh saat melakukannya. 

"Menjaga bentuk yang sempurna selama durasi yang ditentukan adalah yang tujuan utama," ujar salah satu pendiri SoHo Strength Lab tersebut. 

Senada dengan Matheny, personal trainer Doug Sklar menyarankan untuk melakukan tiga set (satu set sama dengan sepuluh kali gerakan) hingga 60 detik. 

"Tidak masalah memulai dengan set yang lebih pendek hingga 60 detik," tambahnya. 

Selain itu, durasi plank yang lebih pendek dapat membuat olahraga menjadi lebih padat. Cobalah bersantai selama lima hingga 10 detik setelah melakukan olahraga tersebut selama 10 detik. Ulangi hal tersebut sampai tiga hingga enam set. 

"Anda akan mendapat manfaat yang sama karena otot melakukannya dalam jumlah yang setara dengan plank 30 hingga 60 detik tanpa berhenti," kata pendiri PhilanthroFIT di New York City tersebut. 

Jadi, dapat disimpulkan bahwa satu menit adalah durasi plank yang ideal. "Jika semakin lama waktu, maka semakin menantang."

Namun, Matheny menambahkan, mereka yang sudah terbiasa plank selama semenit bisa menambahkan tingkat kesulitan dengan melakukan kontrasi pada perut atau menggerakkan bagian otot bokong dan paha depan lebih banyak. 

Tak perlu memaksakan diri bila memang tak sanggup melebihi durasi sewajarnya.

"Memaksakan diri dapat memberi tekanan pada punggung bagian bawah menegak sehingga menjadi ketika tubuh mulai kelelahan, bagian tersebut akan melengkung dan meningkatkan risiko cedera. 
 


(DEV)