Studi: Petugas Pelayanan Wanita Cenderung Alami Pelecehan Seksual dari Klien

Sri Yanti Nainggolan    •    Rabu, 27 Sep 2017 08:00 WIB
studi kesehatan
Studi: Petugas Pelayanan Wanita Cenderung Alami Pelecehan Seksual dari Klien
Studi menyebutkan bahwa wanita cenderung lebih sering mengalami pelecehan seksual dibandingkan pria. (Foto: Chad Medden/Unsplash.com)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sebuah penelitian menemukan bahwa wanita yang bekerja di bagian pelayanan lebih sering mengalami pelecehan seksual oleh klien atau pelanggan dibandingkan mereka yang bekerja di kelompok lain seperti pendidikan atau industrial.

Dalam beberapa bidang pekerjaan, misalnya bekerja yang berhubungan secara pribadi atau pekerja sosial, harus bisa maklum dengan pelecehan seksual yang dilakukan klien dimana hal itu berupakan bagian dari pekerjaan.

Menurut studi yang dipublikasikan dalam jurnal BMC Public Health tersebut, pelecehan tersebut dapat meningkatkan risiko depresi.



"Penemuan kami menunjukkan bahwa pelecehan seksual yang didapat dari klien memberikan konsekuensi yang merugikan dan seharusnya tidak dianggap normal atau dibiarkan," ujar Ida Elisabeth Huitfeldt Madsen dari National Research Centre for the Working Environment, Denmark.

Para peneliti menemukan bahwa pekerja yang menerima pelecehan seksual memiliki nilai 2,05 lebih tinggi dalam Major Depression Inventory (MDI), sebuah laporan kuesioner suasana hati yang menyimpulkam diagnosis depresi berdasarkan keparahan gejala, dibandingkan mereka yang tidak mendapat perlakukan buruk secara seksual.

(Baca juga: Problematika Psikologis Generasi Milenial)

"Kami menemukan bahwa pelecehan seksual yang didapat dari klien atau pelanggan, dimana lebih sering diterima dibandingkan dari sesama pekerja, berhubungan dengan meningkatnya gejala depresi," ujar Madsen.

Studi tersebut melibatkan 7.603 pekerja dari 1.041 organisasi di Denmark. Secara keseluruhan, sebanyak 2,4 persen mengalami pelecehan seksual oleh klien atau pelanggan. Sementara sekitar satu persen mengalami hal serupa dari rekan kerja.



Wanita cenderung lebih sering mengalami pelecehan seksual dibandingkan pria, dimana 169 dari 4.116 wanita mengaku mengalami pelecehan seksual oleh klien atau pelanggan dan 11 dari 3.487 pria mengalami hal serupa. Data tersebut juga menyebutkan bahwa 48 wanita mengalami pelecehan seksual dari rekan kerja, dibandingkan dengan pria yang berjumlah 31 orang.

Partisipan yang bekerja di bidang pelayanan juga ditemukan lebih rentan mengalami pelecehan seksual oleh klien atau pelanggan.

"Ini bukanlah sesuatu yang pernah terlihat sebelumnya. Beberapa penelitian sebelumnya menunjukkan adanya peningkatan risiko pada absen berkepanjangan dengan alasan sakit pada pekerja yang mengalami pelecehan seksual dari rekan kerja atau atasan. Namun hal serupa tak terlihat pada pekerja yang mengalami pelecehan seksual dari klien atau pelanggan," papar Madsen. 










(TIN)