Survei: Semakin Sedikit Waktu di Jalan, Semakin Bahagia

Sri Yanti Nainggolan    •    Kamis, 01 Feb 2018 19:43 WIB
kesehatan mental
Survei: Semakin Sedikit Waktu di Jalan, Semakin Bahagia
(Foto: Independent)

Jakarta: Survei dari perusahaan media Time Out menemukan bahwa warga London memiliki fantasi kecil yang membuat mereka bahagia, yaitu durasi di jalan yang lebih pendek dari biasanya.

Survei tersebut menganalisa data dari 3 ribu responden dan menyimpulkan bahwa perjalanan singkat membuat masyarakat di Ibu Kota Inggris merasa lebih bahagia, melebihi berhubungan seksual.

Lebih dari 84 responden mengaku ada beberapa hal yang membuat mereka bahagia dalam 24 jam terakhir.

Jumlah tersebut meningkat tidak signifikan, hanya dua persen, bagi mereka yang melaporkan berhubungan seks baru-baru ini. Namun, terjadi peningkatan besar pada mereka yang melaporkan memiliki perjalanan singkat.

Definisi singkat atau pendek yang dimaksudkan adalah hanya 15-30 menit berada dalam transportasi umum, dimana umumnya selama 39 menit.

Temuan ini tak mengherankan, mengingat beberapa penemuan melihat bahwa perjalanan singkat merupakan salah satu rahasia hidup bahagia.

Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh University of Waterloo, terdapat hubungan langsung antara waktu di jalan dan kesejahteraan dimana semakin lama berada di jalan, tingkat kepuasan hidup makin kecil.

Studi tersebut menyebutkan bahwa mereka yang menghabiskan waktu dalam jumlah signifikan merasakan tingkat stres lebih tinggi dan menjadi terburu-buru, dibandingkan mereka yang lebih singkat.

Studi lain tahun 2012 yang dipublikasikan dalam American Journal of Preventative Medicine juga menunjukkan bahwa durasi yang lama dalam perjalanan memberi efek buruk.

Waktu yang lebih lama berkaitan dengan penurunan kebugaran kardiorespirasi, peningkatan berat badan, dan indikator risiko metabolik lainnya.

Artinya, mereka yang lama di jalan secara keseluruhan tidak sehat karena mereka menghabiskan waktu lebih banyak di kendaraan dan lebih sedikit untuk berolahraga.

 


(DEV)