Bagaimana Stres Berpengaruh pada Kesuburan?

Nia Deviyana    •    Senin, 16 Jul 2018 15:34 WIB
kesehatan reproduksi
Bagaimana Stres Berpengaruh pada Kesuburan?
Jika Anda dalam stres tinggi, luka fisik dan kerusakan kulit akan sembuh lebih lambat dari biasanya. (Foto: Thelist.com)

Jakarta: Stres bisa berdampak pada seluruh aspek kesehatan Anda, termasuk kesehatan reproduksi. Itu sebabnya, Anda yang sedang dalam program memiliki anak disarankan untuk tidak stres secara berebihan.

Penelitian menunjukkan, stres dapat meningkatkan risiko infertilitas atau ketidaksuburan. Dr Rajalaxmi Walavalkar dan Dr Anagha Karkhanis menjabarkan tiga alasan mengapa stres dapat memberikan pengaruh buruk terhadap kehidupan seksual Anda.

1. Stres, tidur, dan infertilitas

"Jika Anda sulit tidur karena terlalu banyak pikiran, ini saatnya untuk menata ulang pola tidur karena bisa berdampak pada kesuburan Anda," jelas Dr Walavalkar dan Dr Karkhanis.

Bekerja sampai larut malam dan bangun terlalu dini keesokan harinya juga dapat mempengaruhi siklus menstruasi wanita dan menyebabkan ketidakteraturan menstruasi.

Untuk melawan pola tidur yang tidak teratur, pertahankan rutinitas yang seimbang, serta hindari kafein sebelum tidur.

2. Stres, makan berlebihan, dan infertilitas

Banyak orang melampiaskan stres pada makan berlebihan dan berdampak pada kenaikan berat badan. Berdasarkan studi, obesitas menjadi salah satu penyebab infertilitas.

Obesitas pada wanita berpengaruh terhadap ketidakseimbangan hormon, yang pada akhirnya menyebabkan ketdaksuburan. Sementara pada pria, obesitas dapat menghambat kualitas sperma.

3. Stres, kopi, infertilitas

Bagi kebanyakan orang, kopi bisa menambah energi dan mengurangi stres, tetapi konsumsi kafein secara berlebihan dapat mengurangi peluang kesuburan. Pada pria, kafein dapat berdampak negatif pada kualitas dan kuantitas sperma.

Lihat video:




(DEV)