Mengenal "It Cyber Sickness" Si Mabuk Digital

Raka Lestari    •    Kamis, 25 Oct 2018 11:17 WIB
kesehatan
Mengenal It Cyber Sickness Si Mabuk Digital
Pernahkah Anda merasa pusing sehabis menggunakan handphone? Berikut informasi lebih lanjutnya. (Foto: Fezbot2000/Unsplash.com)

Jakarta: Pernahkah Anda merasa pusing sehabis menggunakan handphone untuk waktu yang lama? Dan terkadang rasa pusing tersebut bisa sangat kuat sehingga menyebabkan perasaan mual. Hal in tentunya akan sangat mengganggu aktivitas Anda sehari-hari, dan ternyata ada penjelasan ilmiah dari hal tersebut.

Dikutip dari Elite Daily, Cyber sickness adalah sensasi mual dan pusing yang Anda dapatkan ketika menatap layar handphone terlalu lama dan itu adalah alasan lain sebaiknya Anda memperhatikan waktu yang Anda habiskan di ponsel, laptop, atau video game Anda.

Dan cyber sickness merupakan hal yang mirip dengan motion sickness atau mabuk perjalanan, seperti rasa mual yang dirasakan ketika Anda naik kapal atau naik pesawat terbang.

Menurut ScienceDaily, motion sickness terjadi karena adanya "ketidakcocokan sensorik." Itu berarti hal-hal yang Anda lihat, rasakan, dan pikirkan tidak cocok dengan beberapa hal di dalam tubuh Anda, sehingga terdapat "konflik" di antara saluran-saluran sensorik yang berbeda itu.

(Baca juga: 5 Jenis Sakit Kepala dan Cara Mengatasinya)


(Menurut The New York Times pada tahun 2015 menyebutkan bahwa cyber sickness ini dapat berpotensi menyebabkan masalah keamanan tertentu. Foto: Qi Bin/Unsplash.com)

Akibatnya, menjadi sulit bagi tubuh Anda untuk menentukan atau memposisikan diri dalam kaitannya dengan ruang fisik, dan itu terasa sangat tidak nyaman.

Namun cyber sickness sedikit berbeda dengan motion sickness karena hal itu hanya melibatkan mata dan dipicu secara visual, menurut ScienceDaily.  Dengan kata lain, tubuh Anda tidak harus bergerak sama sekali untuk mengalami cyber sickness, itulah kenapa Anda bisa mengalami rasa pusing hanya karena bermain handphone di sofa.

Menurut The New York Times pada tahun 2015 menyebutkan bahwa cyber sickness ini dapat berpotensi menyebabkan masalah keamanan tertentu. Misalnya, seorang anak yang bermain virtual reality setelah beberapa jam kemudian langsung mengendarai mobil, bisa menyebabkan gangguan keseimbangan dan penglihatan yang mirip dengan mabuk.

Efek jangka panjang dari cyber sickness dapat berlangsung secara intens dan berlangsung lama karena dapat menyebabkan masalah dengan fokus visual, mengidentifikasi gambar dan masalah koordinasi antara tangan dan mata.




(TIN)