Berat Badan Turun Drastis, Waspadai Gejala Gangguan Paru-paru

Nia Deviyana    •    Selasa, 22 Nov 2016 17:54 WIB
informasi kesehatan
Berat Badan Turun Drastis, Waspadai Gejala Gangguan Paru-paru
(Foto: Livescience)

Metrotvnews.com, Jakarta: Gangguan pada paru-paru biasanya ditandai dengan kesulitan bernapas. Namun, gejalanya tak selalu demikian.

Apa masalah paru-paru yang paling banyak diderita saat ini? "Penyakit paru-paru obstruktif kronik atau Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD)," jelas Lauren Goodman, MD, asisten profesor departemen perawatan paru-paru di Ohio State University Wexner Medical Center.

Gangguan COPD termasuk emfisema, bronkitis kronis, asma, dan cystic fibrosis.

Bagaimana mendeteksi adanya gangguan pada paru-paru? Selain sesak napas, berikut ini beberapa tanda yang patut diwaspadai.

1. Selalu merasa kelelahan

Apakah Anda selalu merasa kelelahan? Kondisi ini menjadi salah satu indikasi adanya gangguan pada paru-paru. Sel-sel dalam tubuh membutuhkan oksigen untuk menghasilkan energi. Ketika paru-paru tidak memberi cukup oksigen pada tubuh, Anda akan merasa mudah lelah.

2. Berat badan turun drastis

Dalam kasus COPD, ada banyak peradangan di seluruh tubuh yang menyebabkan tubuh kehilanggan massa sehingga berat badan turun secara drastis.

3. Batuk yang tak kunjung sembuh

Anda patut waspada ketika menderita batuk yang tak kunjung sembuh, disertai darah atau demam. Kondisi makin gawat jika Anda seorang perokok, karena gejala ini umum merupakan tanda bronkitis kronis atau emfisema. Jangan remehkan batuk jika sudah berlangsung lebih dari tiga minggu.

4. Nyeri di dada

Gejala adanya gangguan paru-paru hampir sama gejalanya seperti jantung, yaitu terasa nyeri di bagian dada. "Peradangan iritasi selaput bagian dalam dada dapat menyebabkan nyeri di bagian dada, yang disebut dengan pleuritis," ujar Goodman.


(DEV)