Apa Sebenarnya Ngidam itu?

Yatin Suleha    •    Senin, 14 Nov 2016 07:00 WIB
kehamilan
Apa Sebenarnya Ngidam itu?
Adanya peningkatan kadar hormon-hormon kehamilan seperti human Chorionic Gonadotropin (hCG) dan progesteron juga berperan dalam timbulnya rasa ngidam. (Foto: Telegraph)

Metrotvnews.com, Jakarta: Keinginan saat Anda mengidam memang terkadang 'ajaib'. Anda ingin Mie Pangsit yang gerobaknya berwarna biru persis saat Anda 5 menit yang lalu belok dari jalanan. Keinginan yang lain adalah, menginginkan rujak bebek di jam 23.00 WIB. Dan, masih banyak lagi keinginan 'ajaib' lainnya.

Sesuatu yang 'ajaib' itu sering dikenal dengan istilah 'ngidam'. Dalam sebuah artikel di Boston University Undergraduate Science Magazine, yang berjudul "The Mystery of Pregnancy Cravings", menyebutkan bahwa hal ini sudah dikenal lama sejak abad ke-2 sebelum Masehi. Bahkan, diterima sebagai bagian dari kehamilan yang alami.

(Baca juga: Nagita Slavina Hamil, Raffi Ahmad Ngidam Minta Didongengin Robin Hood)

Bicara tentang penyebab ngidam, dr. Fredrico Patria, SpOG, dari RS Permata Cibubur, Bekasi mengemukakan bahwa belum ada penemuan yang memastikan faktor utama ngidam. "Beberapa teori menyebutkan adanya hubungan antara rasa ngidam ini dengan kondisi kejiwaan atau status psikologis yang sedang hamil tersebut," papar dr. Fredrico.

Adanya peningkatan kadar hormon-hormon kehamilan seperti human Chorionic Gonadotropin (hCG) dan progesteron juga berperan dalam timbulnya rasa ngidam tersebut.





(TIN)