Studi: Stroke Membuat Keinginan Minum Alkohol Meningkat

Sri Yanti Nainggolan    •    Sabtu, 03 Jun 2017 18:41 WIB
stroke
Studi: Stroke Membuat Keinginan Minum Alkohol Meningkat
Studi: Stroke Membuat Keinginan Minum Alkohol Meningkat (Foto: ANI)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sebuah penelitian yang menggunakan hewan menunjukkan bahwa perubahan otak karena stroke dapat meningkatkan perilaku kecanduan alkohol.

Penelitian tersebut menemukan, stroke mematikan neuron di bagian otak yang disebut striatum lateral dorsal dan menghentikan penghambatan neuron tertentu di otak tengah.

Neuron pada bagian otak tengah tersebut mengirim sinyal ke tipe reseptor dopamin tertentu, yang disebut D1, yang memaksa seseorang untuk melakukan tindakan seperti ingin mengkonsumsi minuman beralkohol.

"Hal ini menarik karena ketika neuron striatum lateral dorsal mati, akan terjadi peningkatan kebutuhan dari neuron D1 dalam striatum dorsomedial," kata Jun Wang, Asisten Profesor di Universitas A & M Texas.

"Kegembiraan meningkat inilah yang menurut kami menyebabkan perilaku mencari alkohol," Wang menambahkan.

Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Scientific Reports menunjukkan bahwa model hewan yang menderita stroke iskemik pada pembuluh nadi serebral tengah menunjukkan bahwa mereka lebih sedikit mengasup cairan secara keseluruhan namun lebih menginginkan alkohol dibandingkan air.

"Preferensi mereka untuk alkohol dapat terlihat lima hari setelah stroke dan setidaknya satu bulan pertama setelah stroke," kata Wang.

"Secara khusus, ketika diberi pilihan antara air dan alkohol, presentase mereka memilih alkohol lebih tinggi semakin lama daripada sebelum stroke," tambahnya.

Namun, ketika reseptor D1 dihambat, perilaku mencari alkohol pada individu dengan kerusakan stroke menurun secara signifikan, sementara kelompok kontrol tidak menunjukkan banyak perubahan.

"Ini adalah petunjuk bagaimana otak bekerja. Sesuatu yang menghambat reseptor D1 ini kemungkinan merupakan target terapeutik untuk obat yang dapat membantu orang menolak keinginan minum setelah stroke, "kata Wang.


(ELG)