4 Alasan Bumil Kerap Alami Sakit Punggung

Sri Yanti Nainggolan    •    Selasa, 14 Nov 2017 12:28 WIB
4 Alasan Bumil Kerap Alami Sakit Punggung
Selama kehamilan, pusat gravitasi akan berubah seiring dengan berkembangnya janin. (Foto: freestocks.org/Unsplash.com)

Jakarta: Salah satu masalah umum bagi ibu hamil (bumil) adalah nyeri dan sakit punggung karena janin terus berkembang. Namun, bukan berarti gangguan tersebut bisa diatasi dengan perawatan tertentu dan memerhatikan gaya hidup.

Berikut adalah beberapa alasan mengapa punggung dan panggul terasa nyeri selama masa kehamilan.

1. Perubahan struktur musculoskeletal
Selama kehamilan, pusat gravitasi akan berubah seiring dengan berkembangnya janin. Hal tersebut membuat Hal ini membuat wanita membungkuk ke depan dan area panggul mengembang untuk menyesuaikan bentuk kerangka yang baru terbentuk untuk memberi keseimbangan. Dampak tersebut sangat terasa pada punggung bagian bawah dan sendi pinggul.

Jika bumil memiliki punggung lemah dan terus mengeluh sakit punggung selama kehamilan, maka perut yang membusung akan memperparah kondisi tersebut. Nyeri perut bawah juga akan terasa karena terjadi peregangan pada daerah ligamen pada tahap terakhir kehamilan.

Karena tubuh mencoba menyeimbangkan diri saat rahim menonjol keluar, kurangnya dukungan punggung yang tepat menyebabkan nyeri punggung bagian bawah dan kadang-kadang menyebar ke daerah panggul akibat tulang pinggul yang meluas hingga maksimal untuk menopang perut yang menonjol.



(Baca juga: 10 Cara Jalani Kehamilan Sehat untuk Wanita Obesitas)

2. Perubahan hormon
Hormon relaxin yang keluar selama kehamilan menyebabkan ligamen dan persendian melemah. Ini adalah cara tubuh sendiri mempersiapkan seseorang untuk menghadapi persalinan. Namun, melemahnya ligamen dan persendian juga bisa menimbulkan rasa sakit, terutama jika ibu hamil kekurangan asupan kalsiumnya.

3. Postur tak tepat 
Satu hal yang kebanyakan bumil lupakan adalah saat rahim menonjol keluar, maka mereka perlu memperbaiki postur tubuh untuk mengurangi kejadian nyeri. Menjaga punggung lurus dan bahu sejajar dengan tanah akan membantu mengurangi tekanan punggung dan meringankan nyeri pinggul dan pinggul. Kebanyakan ibu akhirnya tidak nmelakukan hal tersebut sehingga muncul gangguan punggung.

4. Kurang istirahat
Kebanyakan wanita mencoba mengikuti rutinitas pra-kehamilan dan lupa istirahat yang cukup. Hal tersebut membuat tubuh sulit untuk mengatasi rasa sakit dan nyeri. Istirahat dan memposisikan punggung dengan tepat bisa bisa membantu mengatasi rasa sakit. 









(TIN)