70 Persen Penyebab Kanker Payudara adalah Hormonal

Sri Yanti Nainggolan    •    Kamis, 16 Nov 2017 11:55 WIB
70 Persen Penyebab Kanker Payudara adalah Hormonal
Tak sedikit penderita yang mengalami gangguan hormonal sebelum akhirnya terdiagnosa kanker payudara. (Foto: Meireles Neto/Unsplash.com)

Jakarta: Hingga saat ini, penyebab kanker payudara belum diketahui secara pasti. Namun, ternyata hormon berperan penting terkait pemicu munculnya kanker tersebut, jauh melebihi genetik.

"Dari perkembangan terbaru, ternyata 70 persen pemicu kanker payudara adalah hormonal. Sementara genetik sebesar 2,5 persen," ujar dr. Hardina Sabrida MARS dari Instalasi Deteksi Dini dan Promosi Kesehatan RS Kanker Dharmais dalam penyuluhan Deteksi Dini Kanker Payudara di Metro TV, Kamis, 16 November 2017.

Ia menerangkan, tak sedikit penderita yang mengalami gangguan hormonal sebelum akhirnya terdiagnosa kanker payudara. Beberapa contoh gangguan hormon adalah menstruasi tak teratur, sulit hamil, atau sedag melakukan terapi hormon karena memiliki kondisi kesehatan tertentu, seperti kista ovarium.

"Cobalah hindari faktor-faktor yang dapat menaikkan hormon, misalnya suntik hormon."


(Dari perkembangan terbaru, ternyata 70 persen pemicu kanker payudara adalah hormonal. Foto: Dok. Go Red For Women)

(Baca juga: Metro TV Adakan Kegiatan Deteksi Dini Kanker Payudara)

Selain itu, dr. Hardina juga menyebutkan bahwa hormon estrogen berpengaruh pada kanker payudara. Salah satu contohnya adalah perempuan yang belum melahirkan, dimana jumlah estrogen terus dihasilkan dalam payudara.

"Hormon estrogen pada melahirkan akan berpindah dari payudara ke parut, karena payudara berisi ASI. Jadi hormon itu bisa istirahat," terangnya.

Selain itu, ia juga menyarankan agar para wanita menjaga berat badan normal sebagai salah satu bentuk pencegahan kanker payudara.

"Kalau gemuk, akan banyak lemak yang menghasilkan hormon estrogen. Jadi secara tak langsung bisa memicu kanker juga," tandasnya. 








(TIN)