Penelitian: Kafein Dapat Membantu Orang dengan Masalah Jantung

Raka Lestari    •    Rabu, 18 Apr 2018 14:56 WIB
kesehatan jantung
Penelitian: Kafein Dapat Membantu Orang dengan Masalah Jantung
Para peneliti meninjau 11 penelitian internasional utama yang melibatkan 360.000 orang dan menemukan kafein tidak berpengaruh pada aritmia ventrikel. (Foto: Nathan Dumlao/Unsplash.com)

Jakarta: Minum kopi dan teh setiap hari ternyata bermanfaat bagi orang dengan masalah jantung. Penelitian terbaru mengumumkan bahwa konsumsi kafein dari kopi dan teh dapat menurunkan tingkat aritmia, atau ritme jantung yang tidak normal. 

Namun para peneliti melarang untuk mengonsumsi minuman berenergi yang mengandung kadar kafein tinggi bagi orang-orang yang sudah memiliki masalah pada jantung sebelumnya.

Dilansir dari Theguardian.com, aritmia menyebabkan jantung berdetak terlalu cepat, lambat atau tidak merata. Banyak dokter menyarankan pasien dengan aritmia atrium atau ventrikel untuk menghindari minuman berkafein. 

"Banyak orang yang mengatakan bahwa kafein adalah pemicu utama yang sering menyebabkan masalah pada irama jantung," kata Dr Peter Kistler, direktur elektrofisiologi dari Alfred hospital dan Baker Heart and Diabetes Institute. "Peninjauan kami yang luas terhadap literatur medis menunjukkan bahwa ini tidak benar."

(Baca juga: Ini Jumlah Kalori Saat Anda Minum Kopi)


(Minum kopi dan teh setiap hari ternyata bermanfaat bagi orang dengan masalah jantung. Penelitian terbaru mengumumkan bahwa konsumsi kafein dari kopi dan teh dapat menurunkan tingkat aritmia, atau ritme jantung yang tidak normal. Foto: Wang Xi/Unsplash.com)

Para peneliti meninjau 11 penelitian internasional utama yang melibatkan 360.000 orang dan menemukan kafein tidak berpengaruh pada aritmia ventrikel. Analisis menunjukkan asupan kafein hingga 300 miligram per hari mungkin aman untuk pasien dengan aritmia. Ini setara dengan sekitar tiga cangkir kopi.

"Minuman berkafein seperti kopi dan teh mungkin memiliki sifat anti-aritmik jangka panjang yang dimediasi oleh efek antioksidan dan antagonisme adenosine," kata Kistler.

"Dalam berbagai studi yang berbasis populasi, pasien yang secara reguler mengonsumsi kopi dan teh dalam batas yang wajar memiliki risiko yang rendah untuk mengalami masalah irama jantung dan mungkin bisa hidup lebih lama."





(TIN)