Penelitian: Terapi Anjing Efektif Tingkatkan Konsentrasi pada Penderita ADHD

Sri Yanti Nainggolan    •    Jumat, 20 Jul 2018 12:42 WIB
penelitianadhd
Penelitian: Terapi Anjing Efektif Tingkatkan Konsentrasi pada Penderita ADHD
Baru-baru ini menunjukkan adanya bukti bahwa terapi dengan menggunakan anjing memiliki banyak manfaat. (Foto: Wyatt Ryan/Unsplash.com)

Jakarta: Sebuah penelitian menyebutkan bahwa terapi dengan menggunakan anjing efektif dalam mengurangi gejala gangguan Attention-Deficit/Hyperactivity (ADHD) pada anak-anak.

Penelitian dari UCI School of Medicine tersebut melibatkan anak-anak berusia 7 hingga 9 tahun yang telah didiagnosis menderita ADHD dan tidak pernah menggunakan obat-obatan untuk kondisi mereka.

Temuan tersebut mengacak peserta untuk membandingkan manfaat dari intervensi psikososial terbaik berbasis bukti dengan intervensi yang sama yang ditambah dengan bantuan anjing terapi bersertifikat.

Hasilnya, anak-anak dengan ADHD yang menerima intervensi kaninus anjing (CAI) mengalami penurunan dalam kurang fokus dan peningkatan keterampilan sosial.

Kedua intervensi, CAI dan non-CAI, terbukti efektif untuk mengurangi keparahan gejala ADHD secara keseluruhan setelah 12 minggu. Kelompok yang dibantu oleh anjing terapi bernasib lebih baik secara signifikan dengan peningkatan perhatian dan keterampilan sosial hanya pada delapan minggu dan menunjukkan lebih sedikit masalah perilaku.


(Sebuah penelitian menyebutkan bahwa terapi anjing efektif dalam mengurangi gejala gangguan Attention-Deficit/Hyperactivity (ADHD) pada anak-anak. Foto: JF Brou/Unsplash.com)

(Baca juga: Bermain dengan Anjing Bantu Redakan Stres Akibat Tuntutan Akademik)

Tidak ada perbedaan kelompok yang signifikan untuk hiperaktif dan impulsivitas. "Temuan kami bahwa anjing dapat mempercepat respons perawatan sangat berarti," kata pemimpin penelitian Sabrina E. B. Schuck.

Menurutnya, penelitian tersebut menunjukkan bahwa keluarga memiliki pilihan ketika mencari terapi alternatif atau tambahan untuk perawatan pengobatan untuk ADHD, terutama ketika berkenaan dengan gangguan perhatian.

"Kurang perhatian mungkin adalah masalah yang paling menonjol yang dialami sepanjang masa hidup untuk individu dengan gangguan ini."

Namun, intervensi yang dibantu oleh hewan (AAI) yang telah digunakan selama beberapa dekade, baru-baru ini menunjukkan adanya bukti bahwa terapi tersebut memiliki banyak manfaat seperti mengurangi stres, meningkatkan fungsi kognitif, mengurangi perilaku bermasalah dan meningkatkan perhatian. Studi ini telah diterbitkan dalam jurnal Human-Animal Interaction Bulletin.




(TIN)