Komplikasi yang Mengancam Penderita Diabetes

Sri Yanti Nainggolan    •    Rabu, 24 Oct 2018 16:43 WIB
diabetes
Komplikasi yang Mengancam Penderita Diabetes
(Foto: Medicalnewstoday)

Jakarta: Diabetes adalah jenis penyakit yang harus dikontrol agar tak menimbulkan berbagai dampak jangka jangka panjang, seperti penyakit jantung dan stroke. 

Menurut spesialis endokrinologi Dr Dante Saksono, DpPD-KEMD Ph.D, kebanyakan penderita diabetes di Indonesia cenderung mengalami gangguan ginjal dan stroke. Sementara, penderita di dunia Barat kebanyakan mengalami masalah jantung sebagai efek samping jangka panjang diabetes. 

"Diabetes yang tak terkontrol dapat meningkatkan risiko penyakit jantung 2-4 kali lipat. Selain itu, 75-80 persen kematian diabetes dipicu oleh kelainan jantung dan pembuluh darah," terangnya. 

Berdasarkan penjelasan dr Dante, penumpukan lemak dalam dinding pembuluh darah membuat alirannya menjadi tak lancar. Dampak tersebut disebabkan karena resistensi insulin dalam tubuh yang membuat metabolisme kolesterol tak lancar. Akibatnya, tubuh lebih banyak menyerap LDL (lemak jahat) ketimbang HDL (lemak baik). 

Kelebihan LDL menyebabkan penumpukan di pembuluh darah, yang dapat menyumbat dan menghalangi aliran darah. Pada akhirnya, penyumbatan yang semakin mendominasi tersebut dapat memicu serangan jantung. 

"Volume efektif darah yang bisa diambil menjadi semakin sedikit."

Tak hanya ke arah jantung, penyumbatan di pembuluh darah akibat diabetes juga dapat berdampak pada mata, tepatnya pada bagian retina. Inilah alasan mengapa penderita diabetes seringkali mengalami masalah penglihatan.

Selain itu, masalah penyumbatan pembuluh darah lain yang juga sering dialami penderita diabetes adalah kaki busuk. Gangguan yang bermula dari kuku hitam, infeksi dan kapalan kaki tak kunjung sembuh tersebut disebabkan karena aliran darah yang tak sampai hingga pembuluh darah paling kecil di kaki. 

"Makanya kaki membusuk, karena antibiotik yang diberikan pun tak bisa sampai ke bagian yang luka," pungkasnya.




(DEV)