Endapan Kalsium pada Ibu Hamil Picu Kelahiran Prematur

Torie Natalova    •    Selasa, 22 Nov 2016 10:51 WIB
kehamilan
Endapan Kalsium pada Ibu Hamil Picu Kelahiran Prematur
Endapan kalsium yang merupakan penanda awal dari pembentukan tulang, membuat membran kurang elastis dan lebih rentan untuk pecah. (Foto: Webmd)

Metrotvnews.com, Jakarta: Anda yang sedang hamil dan mengonsumsi vitamin D, sebaiknya hati-hati. Sebuah penelitian menemukan, penumpukan atau endapan kalsium dalam cairan ketuban yang mengelilingi janin adalah penyebab utama di balik pecahnya selaput janin atau yang sering dikenal dengan pecahnya air ketuban, dan ini dapat menyebabkan kelahiran bayi prematur.

Secara global, satu dari 10 bayi lahir prematur atau di usia 37 minggu kehamilan. Berdasarkan laporan WHO, hampir satu juta anak meninggal setiap tahun akibat komplikasi dari kelahiran prematur.

(Baca juga: Pentingnya USG Sebelum Usia Kehamilan 13 Minggu)

Anak-anak tersebut kemungkinan akan mengalami peningkatan risiko cacat seumur hidup, termasuk ketidakmampuan belajar dan masalah visual atau pendengaran. 

Studi ini menunjukkan bahwa endapan kalsium dalam membran atau kantung ketuban dapat terbentuk cepat dan menyebabkan seorang wanita hamil mengalami pecah air ketuban yang sangat cepat.

Endapan kalsium yang merupakan penanda awal dari pembentukan tulang, membuat membran kurang elastis dan lebih rentan untuk pecah. 

"Kami juga pernah melihat endapan kalsium di kehamilan yang normal, yang mungkin terjadi dari pemecahan normal membran pada waktu yang tepat," kata Profesor The Ohio State University di Amerika, Irina Buhimschi.

Membran ini seharusnya pecah saat persalinan berlangsung. Namun, endapan kalsium yang terlalu banyak dapat memicu air ketuban pecah. 
Penumpukan atau endapan kalsium tersebut terjadi sebagai akibat dari partikel calciprotein yang menghasilkan banyak cairan tubuh manusia termasuk air liur dan darah serta cairan ketuban.








(TIN)