Ini Penyebab Sering Mengantuk pada Siang Hari

Sri Yanti Nainggolan    •    Minggu, 08 Apr 2018 10:55 WIB
studi kesehatan
Ini Penyebab Sering Mengantuk pada Siang Hari
(Foto: Shutterstock)

Jakarta: Apakah Anda sering mengantuk pada saat-saat tertentu? Hal tersebut ternyata bisa dijelaskan secara ilmiah. Menurut konsultan tidur Dr Neil Stanley, kemampuan seseorang untuk tidur diatur oleh perasaan aman.

"Oleh karena itu, saat sedang tidak stres, seperti saat menonton film atau mendengarkan orang mengajar, banyak orang merasa sangat ingin tidur," ujarnya pada The Independent.

Stanley menjelaskan bahwa perasaan mental yang tenang adalah prasyarat untuk tidur, karena memungkinkan orang untuk secara kognitif melepaskan diri dari lingkungan mereka, yang terkadang tak disadari.

Ahli tidur holistik Christine Hansen mengatakan tingkat energi juga berpengaruh pada kebiasaan mengantuk pada siang hari.

"Orang yang mengantuk kemungkinan sudah lelah sehingga ketika mereka menjadi kurang awas dan fokus, mereka membiarkan diri mengantuk," terangnya.

Situasi tersebut muncul ketika seseorang menjadi pasif atau tidak melakukan apapun. Umumnya, hal ini muncul pada lingkungan yang gelap, hangat, dan dalam keadaan tak terkoneksi.

Ahli tidur terkemuka di Silentnight, Dr Nerina Ramlakhan juga punya pendapat lain soal kebiasaan mengantuk pada siang hari. Ini menarik karena tubuh berada dalam keadaan kesadaran yang dikenal sebagai trans hypnagogic.

"Ini terjadi jika otak Anda dibombardir, atau telah dibombardir, dengan terlalu banyak informasi," katanya kepada The Independent.

"Dengan menyelinap ke dalam keadaan yang seperti tidak sadar, otak dengan cerdik mencari cara untuk pergi 'offline', untuk mengosongkan 'lemari arsip mental' sehingga dapat kembali ke tugas yang ada dengan fokus baru."

Hal tersebut umumnya terjadi pada orang-orang yang memiliki banyak paparan pada layar.

Untuk menghindarinya, Kirsten menyarankan untuk menerapkan pola hidup sehat seperti tidur cukup, olahraga rutin, serta mengurangi asupan alkohol dan daging merah.


Lihat video:





(DEV)