Bayam Tingkatkan Performa Olahraga

Sri Yanti Nainggolan    •    Jumat, 07 Oct 2016 11:32 WIB
kuliner
Bayam Tingkatkan Performa Olahraga
Nitrat, yang biasa di temukan pada sayuran hijau, adalah nutrisi penting bagi tubuh, terutama selama olahraga. (Foto: Boldsky)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sebuah studi menemukan bahwa konsumsi bayam yang mengandung banyak nitrat dapat meningkatkan performa olahraga, terutama di daerah dataran tinggi dengan kondisi rendah oksigen. 

Nitrat, yang biasa di temukan pada sayuran hijau, adalah nutrisi penting bagi tubuh, terutama selama olahraga. 

Studi yang diterbitkan dalam jurnal Frontiers in Physiology tersebut menemukan bahwa suplemen nitrat mampu meningkatkan kinerja olahraga di bidang latihan interval lari cepat (SIT), baik dalam jenis olahraga ringan, sedang, maupun berat.

Studi yang dilakukan para peneliti dari University of Leuven di Belgia tersebut meneliti 27 peserta yang cukup terlatih. Mereka diberi suplemen nitrat saat SIT, yaitu sesi bersepeda yang pendek namun intens tiga kali sepekan. 

(Baca juga: Sayuran yang Tak Boleh Dimakan Mentah)

Selanjutnya, untuk menilai perbedaan kinerja dalam kondisi yang berbeda, mereka berolahraga dalam kondisi oksigen normal dan dalam kondisi hipoksia (kadar oksigen rendah, seperti yang ditemukan di dataran tinggi). Setelah lima pekan, komposisi serat otot berubah seiring dengan peningkatan asupan nitrat ketika pelatihan dalam kondisi oksigen yang rendah.

"Mungkin ini adalah studi pertama yang menunjukkan bahwa strategi suplementasi nutrisi yang sederhana seperti konsumsi nitrat, dapat berdampak pada perubahan pelatihan, yaitu menginduksi perubahan pada komposisi serat otot," ujar Peter Hespel, profesor di universitas tersebut. 

Atlet yang berpartisipasi dalam kompetisi olahraga perlu memproduksi energi dalam kondisi jumlah oksigen yang terbatas. Sementara, olahraga intens membutuhkan serat otot yang cepat teroksidatif untuk mempertahankan tenaga. Salah satu cara untuk meningkatkan serat otot adalah melalui asupan gizi. 

"Yang menarik selanjutnya untuk diteliti adalah apakah penambahan sayuran kaya nitrat dalam pola makan normal pada atlet dapat memfasilitasi tipe transisi dan dapat bertahan dalam jangka panjang," tukas Hespel.








(TIN)