Efek Kurang Tidur seperti Mabuk

Anggi Tondi Martaon    •    Rabu, 22 Nov 2017 15:57 WIB
kesehatan
Efek Kurang Tidur seperti Mabuk
Ilustrasi. Shutterstock

Jakarta: Sebuah penelitian menyebutkan bahwa kekurangan tidur berdampak terhadap otak. Dampaknya hampir sama dengan mabuk karena minuman beralkohol.

Ketua Tim Peneliti dari UCLA Itzhak Fried  mencontohkan kondisi seorang sopir yang mengemudikan kendaraan dengan pengemudi dalam pengaruh alkohol. Dia mengatakan, efek kurang tidur dan pengaruh alkohol hampir sama, yaitu membuat otak tidak cepat merespons seorang pejalan kaki.  

"Otak pengemudi melambat melihat pejalan kaki," kata Fried dikutip dari newser.com.

Dia menyayangkan hingga saat ini tidak tindakan tegas bagi pengemudi yang kurang tidur. "Tidak ada hukum atau medis standar untuk mengidentifikasi sopir yang di jalan," ujar Fried.

Fried menjelaskan, peneliti merekrut 12 penderita epilepsi yang otaknya sudah dipasagi elektroda. Hal itu dilakukan untuk mengamati perkembangan sel di otak setelah terjaga sepanjang malam.

Hasilnya, peneliti menyimpulkan bahwa tidak atau kurang tidur sepanjang malam bisa merusak fungsi otak. Karena itu, kita dituntut istirahat yang cukup, minimal sembilan jam, per hari agar bisa terhindar dari efek kurang tidur.


(TRK)