Tanda Pasangan Anda Berbohong Melalui Pesan Teks

Raka Lestari    •    Selasa, 02 Jan 2018 06:50 WIB
romansapsikologi
Tanda Pasangan Anda Berbohong Melalui Pesan Teks
Penelitian terbaru dari Cornell University menemukan bahwa ada tanda-tanda yang tidak terlihat dalam pesan singkat yang dikirim pasangan yang berbohong. (Foto: Pixabay)

Jakarta: Satu masalah yang sering muncul adalah terkadang Anda memiliki firasat bahwa pasangan Anda berbohong kepada Anda saat sedang mengirim pesan singkat kepada Anda.

Jika Anda bertemu dengan pasangan Anda secara langsung, tentunya Anda bisa mengetahui apakah mereka berbohong ata tidak melalui bahasa tubuh mereka. Namun jika hanya melalui pesan singkat, bagaimana bisa Anda mengetahuinya? 

Penelitian terbaru dari Cornell University menemukan bahwa ada tanda-tanda yang tidak terlihat dalam pesan singkat yang dikirim untuk kita dan mungkin isinya tidak sepenuhnya benar. Para peneliti meneliti sebanyak 1.703 percakapan teks untuk mencoba dan menemukan pola yang dapat menunjukkan kecurangan.

Para peneliti memisahkan pesan-pesan itu yang berisi kebohongan dan yang tidak. Kemudian mereka melihat jumlah kata rata-rata, jenis kelamin, dan berapa kali pesan tersebut mengandung kata-kata tertentu. Hasilnya adalah wanita cenderung menggunakan lebih banyak kata saat mereka berbohong. 


(Penelitian terbaru dari Cornell University menemukan bahwa ada tanda-tanda yang tidak terlihat dalam pesan singkat yang dikirim pasangan yang berbohong. Foto: Pixabay)

(Baca juga: Tips Merawat Cinta dalam Pernikahan)

Teks yang benar kira-kira panjangnya delapan kata, sedangkan teks yang berisi kebohongan sekitar sembilan. Sedangkan pada pria kira-kira mengandung sekitar tujuh kata entah itu benar atau tidak. 

Ketika wanita berbohong, mereka cenderung lebih berorientasi pada diri sendiri, menggunakan kata-kata seperti "aku" dan "milikku". Baik pria maupun wanita menggunakan ungkapan seperti "mungkin".

Penelitian dari tahun 2013, yang dilakukan oleh periset di Universitas Brigham Young, juga menemukan bahwa ketika orang berbohong, mereka membutuhkan waktu lebih lama untuk membalas sebuah pesan. Balasan pesan dengan kebohongan memakan waktu 10 persen lebih lama untuk dibuat daripada pesan yang tidak berbohong karena terkadang harus diedit berkali-kali. 










(TIN)