Ternyata Menggigit Bibir Bisa Menimbulkan Penyakit Mematikan

Dhaifurrakhman Abas    •    Jumat, 14 Dec 2018 09:08 WIB
kesehatan
Ternyata Menggigit Bibir Bisa Menimbulkan Penyakit Mematikan
Ilustrasi (Foto: Gabriel Matula/Unsplash)

Jakarta: Kebiasaan menggigit bibir terlihat normal-normal saja. Seolah tak ada yang salah dari kebiasaan itu.

Tapi tahukah Anda, menggigit bibir rupanya bisa jadi penyebab seseorang terserang berbagai penyakit mematikan, termasuk kanker mulut. Lantas, bagaimana bisa?

Begini, Ketua Persatuan Dokter Gigi Indonesia, Hananto Seno, mengatakan kebiasaan mengigit bibir berisiko menyebabkan luka dan iritasi pada bibir. Luka di bibir tadi berisiko menjadi jalur masuk berbagai kotoran dan virus yang bersumber dari benda, makanan, dan minuman yang kita konsumsi.

"Kotoran dan virus langsung terserap ke aliran darah. Tanpa melewati serangkaian pencernaan dan bisa berbahaya bila menyerang sistem saraf," kata Hananto, ketika berbincang dengan Medcom.id, di Gondangdia, Jakarta, Kamis 13 Desember 2018.

Sistem saraf yang terserang bakteri dan virus itu, bisa menyebabkan gangguan pada triliunan sel yang tersebar di dalam tubuh manusia. Ketika terganggu, sel akan berkembang dan berlipat ganda menjadi sel-sel yang baru dan membelah diri hingga jumlahnya sudah tak bisa dikendalikan lagi.

"Kelebihan inilah yang bisa memicu munculnya sel kanker," ucapnya.

Namun ini juga tergantung dari sistem tubuh manusia. Hananto menambahkan, semakin kuat daya tahan tubuh yang dimiliki manusia, semakin kecil pula risiko seseorang terserang kanker rongga mulut maupun penyakit lainnya.

"Meningkatkan daya tahan tubuh bisa dengan cara mengonsumsi makanan dan minuman dengan antioksidan serta tinggi vitamin. Anda juga mesti rutin berolahraga 30 menit sehari, agar daya tahan tubuh tetap terjaga," bebernya.

Sekadar informasi, kanker rongga mulut bertanggung jawab atas 143.353 kematian masyarakat dunia setiap tahunnya (2013). Yang menjadikan Kanker rongga mulut berbahaya lantaran hampir tak ada gejala yang menyertainya.

"Ini sering disepelekan masyarakat kita hingga pada tingkat stadium akhir. Sehingga Anda harus rutin memeriksa rongga mulut secara rutin dari sekarang," pungkasnya.


(FIR)