Mengenal Bell's Palsy, Penyakit yang Sempat Diderita Angelina Jolie

Sri Yanti Nainggolan    •    Sabtu, 29 Jul 2017 19:32 WIB
angelina jolie
Mengenal Bell's Palsy, Penyakit yang Sempat Diderita Angelina Jolie
Angelina Jolie (Foto: gettyimages)

Metrotvnews.com, Jakarta: Aktris Angelina Jolie membeberkan seputar penyakit saraf yang pernah dideritanya, yaitu Bell's palsy.

Pada Vanity Fair, mantan istri Brad Pitt tersebut mengungkapkan bahwa dirinya mengalami sebuah kondisi kerusakan saraf pada bagian wajah yang penyebabnya masih belum jelas.

"Terkadang seorang wanita lebih memerhatikan keluarganya, hingga penyakit tersebut memanifestasi dalam tubuhnya sendiri," ujar wanita berusia 42 tahun tersebut.

Bell's palsy, atau lebih dikenal dengan lumpuh wajah, sifatnya sementara. Jolie mengungkapkan bahwa ia melakukan akupuntur untuk mengatasi gangguan yang dialaminya.

Bell's palsy adalah kondisi kelumpuhan wajah sementara yang dialami oleh sekita 40 ribu orang Amerika setiap tahun, demikian menurut  National Institutes of Health. Kondisi langka tersebut menyebabkan sebagian otot wajah melemah secara mendadak. Namun, bisa juga terjadi pada semua sisi pada kasus tertentu.

Meskipun kebanyakan orang mengaitkan kelumpuhan wajah dengan stroke, namun tak demikian dengan Bell's palsy. Menurut Mayo Clinic, pertanda dan gejala dari penyakit ini adalah kelemahan wajah mendadak yang terjadi dalam hitungan jam hingga hari, kesulitan dalam berekspresi, meneteskan air liur, sakit kepala, penurunan tingkat dalam hal rasa dan keoekaan pada bagian yang terkena.

Dalam hal pengobatan, belum ada perawatan yang pasti untuk kelumpuhan wajah tersebut. Ada berbagai pengobatan untuk mengurangi pembengkakan yang terjadi seperti pijat atau olahraga otot wajah untuk mencegah munculnya kembali penyakit tersebut. Beberapa cara lain adalah dengan melindungi mata yang tak bisa menutup, mengurangi penggunaan penghilang nyeri, dan menghangatkan bagian wajah yang bermasalah.

"Kebanyakan orang tak akan terkena Bell's palsy. Namun bagi mereka yang pernah terkena dan melakukan perawatan, maka akan mendapatkan kesembuhan total," ujar neurolog neuromuskular Lyell Jones Jr. pada The Washington Post.

 


(ELG)