Merokok di Usia Muda Tingkatkan Risiko Osteoporosis

Sri Yanti Nainggolan    •    Jumat, 02 Jun 2017 07:00 WIB
studi kesehatan
Merokok di Usia Muda Tingkatkan Risiko Osteoporosis
(Foto: The Sun)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sebuah penelitian menemukan bahwa merokok dapat menurunkan kepadatan tulang. Bagi mereka yang sudah merokok sejak usia muda, tentunya risiko osteoporosis pun akan semakin besar.

"Merokok memiliki efek negatif pada tulang dimana dapat menyebabkan massa tulang hilang dan pada akhirnya osteoporosis dini jika Anda merokok pada saat muda," ujar Raju Vaishya selaku ahli bedah ortopedi senior di Rumah Sakit Indraprastha Apollo, India.

Umumnya, orang mulai merokok saat menginjak bangku sekolah menengah atau kuliah, saat dimana tulang masih berkembang. Kebiasaan tersebut juga mengintervensi asupan kalsium dan vitamin D dalam tubuh.

Selain itu, jika mengalami cedera tulang, perokok akan mengalami masa pemulihan yang lebih lama dan memiliki risiko komplikasi lebih besar dibandingkan mereka yang tidak merokok.

"Merokok selama masa pembentukan tulang dapat meningkatkan risiko osteoporosis pada tahap yang lebih besar. Sementara mulai merokok pada usia di atas 30 tahun akan membuat kehilangan massa tulang dua kali lipat lebih cepat," terang Vaishya.

Menurut studi yang dipublikasikan dalam jurnal Annals of the American Thoracic Society tersebut, merokok adalah faktor risiko independen pada penurunan kepadatan tulang yang terjadi pada pria maupun wanita.

Satu bungkus rokok meningkatkan risiko penurunan kepadatan tulang sebesar 0,4 persen. Sementara, rata-rata partisipan dengan kepadatan tulang normal dalam penelitian tersebut mengkonsumsi 36,4 bungkus rokok per tahun dan mereka yang mengalami penurunan kepadatan tulang mengkonsumsi 46,9 bungkus rokok per tahun.


(DEV)