Strategi Khusus Agar Berat Badan Turun Secara Konstan

Sri Yanti Nainggolan    •    Sabtu, 02 Sep 2017 09:25 WIB
diettips kesehatan
Strategi Khusus Agar Berat Badan Turun Secara Konstan
Strategi Khusus Agar Berat Badan Turun Secara Konstan (Foto: gettyimages)

Metrotvnews.com, Jakarta: Tak semua orang bisa mempertahankan berat badan yang diinginkan, setelah berjuang diet, dalam jangka waktu lama. Ternyata, ada strategi khusus untuk itu.

Sebuah studi yang dilakukan oleh Drexel University mencari tahu alasan mengapa orang sukses dengan program diet yang dilakukan, sementara yang lain tidak.

"Perilaku yang stabil dan berulang pada asupan makanan dan penurunan berat badan dini saat program tersebut adalah hal yang penting untuk mengatur perubahan dalam jangka panjang," ujar pemimpin studi Emily Feig.

Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Obesity tersebut melibatkan 183 orang dewasa kegemukan di mana kebanyakan adalah wanita kulit putih di area Philadelphia.

Para peneliti mendaftarkan semua partisipan pada satu dari tiga program diet selama setahun yang berbeda dimana hal tersebut melibatkan perilaku dalam latihan seperti menentukan target untuk meningkatkan aktibitas fisik dan memonitor asupan kalori.

Kelompok satu diinstruksikan untuk mengkonsumsi dua pengganti makanan setiap hari selama enam bulan pertama dan kelompok lain diberi makan makanan dengan rendah energi rendah namun memiliki lebih banyak protein dan serat.

Setiap minggu, berat badan partisipan dipantau. Mereka juga melaporkan bagaimana perilaku terkait mengidam, makan emosional, dan pesta makan.

Hasilnya, mereka yang mengalami penurunan berat badan secara konsisten pada enam minggu pertama cenderung dapat mempertahankan berat badan yang sudah turun dibandingkan mereka yang masih fluktuatif dalam penurunan berat badan.

"Studi ini bahwa mendukung pentingnya penurunan berat badan secara konsisten di awal program, dimana ini bisa bertahan pada dua tahun ke depan," tukas Feig.

Penelitian tersebut juga menyebutkan bahwa partisipan yang memiliki emosi dan pesta makan lebih sedikit, yang senang makan dari awal penelitian, cenderung mengalami fluktuasi dalam penurunan berat badan.

Kesimpulannya, kesuksesan penurunan berat pada tak didasarkan pada asupan makanan, namun kebiasaan awal pada program diet tersebut.

"Tentukan rencana penurunan berat badan yang bisa Anda pertahankan minggu demi minggu, bahkan meskipun hanya kehilangan 0,3 kg setiap minggunya," Lowe, seorang profesor psikologi di Drexel menambahi.

 


(ELG)