Aktivitas Sosial Tingkatkan Kualitas Hidup Penderita Demensia

Sri Yanti Nainggolan    •    Rabu, 19 Jul 2017 15:02 WIB
demensia
Aktivitas Sosial Tingkatkan Kualitas Hidup Penderita Demensia
(Foto: Bridge House)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sebuah penelitian menemukan bahwa aktivitas yang berfokus pada manusia yang dikombinasikan dengan satu jam interaksi sosial dalam seminggu dapat meningkatkan kualitas hidup dan mengurangi pergolakan pada penderita demensia yang tinggal di rumah perawatan. Selain itu, kegiatan tersebut juga dapat menghemat uang.

Penemuan dari percobaan berskala besar tersebut dilakukan oleh University of Exeter, King’s College London dan Oxford Health NHS Foundation Trust dan dipresentasikan dalam Alzheimer’s Association International Conference 2017 (AAIC).

Percobaan tersebut melibatkan lebih dari 800 penderita demensia pada 69 rumah perawatan di London Selatan, London Utara, dan Buckinghamshire. Dua pekerja yang paling mumpuni pada setiap rumah dilatih selama empat hari agar bisa mengukur secara sederhana seperti berbicara pada penghuni tentang bagaimana ketertarikan dan keputusan pada diri mereka sendiri. Ketika dikomibnasikan dengan satu jam interaksi sosial dalam sepekan, kualitas hidup penghuni meningkat dan pergolakan menurun.

Selain itu, pendekatan tersebut juga lebih menghemat uang dibandingkan pengobatan standar. Para peneliti mengungkapkan bahwa program tersebut akan diberlakukan pada 28 ribu rumah perawatan di Inggris dimana terdapat lebih dari 300 penderita demensia di sana.

Clive Ballard, pemimpin studi mengungkapkan bahwa penderita demensia yang tinggal dalam rumah perawatan paling rentan mengalami hal tersebut.

"Secara menakjubkan, 170 pelatih manual yang tersedia, hanya empat yang benar-benar berhasil. Hasil kami menunjukkan bahwa pelatihan staf yang baik dan satu jam interaksi sosial dalam sepekan secara signifikan dalam meningkatkan kualitas hidup dari mereka yang sering terlupakan oleh lingkungan sekitar."

Doug Brown, Direktur dari Research for Alzheimer’s Society mengungkapkan bahwa 70 persen dari penghuni rumah perawatan mengidap demensia, oleh karena itu staf memerlukan pelatihan khusus untuk dapat menangani penderita demensia dengan baik.





(DEV)