Lanjut atau Berhenti, Melakukan Hubungan Seks Ketika Hamil

Yatin Suleha    •    Senin, 02 Oct 2017 14:30 WIB
sekskehamilan
Lanjut atau Berhenti, Melakukan Hubungan Seks Ketika Hamil
Kondisi lain yang membuat Anda menghentikan hubungan seks dengan suami saat hamil adalah ketika Anda mengalami Preeklamsia, Preterm labour, atau Plasenta previa. (Foto: Priscilla du Preez/Unsplash.com)

Metrotvnews.com, Jakarta: Bagi Anda yang sedang hamil saat ini terkadang terbersit di benak Anda, apakah Anda harus berhenti melakukan hubungan seks dengan suami ataukah tidak. Sempat juga Anda ragu, apakah hubungan seks akan membahayakan janin atau malah dianjurkan. Lalu, dalam kondisi apa saja hubungan intim saat hamil harus dihentikan?

Dr. Logan Levkoff, Ph.D. selaku Sexologist dan Certified Sex Educator mengatakan bahwa Anda tak perlu ragu untuk terus melakukan seks dengan suami saat hamil (di trimester berapa pun). "Ini karena penting bagi Anda untuk mendapatkan hubungan intim dengan suami dalam trimester berapa saja," ucap Dr. Logan.

Dokter yang juga mengelola sebuah website ini mengatakan bahwa jelas bagi Anda yang sedang hamil untuk melakukan seks di semua trimester. Kecuali dokter kandungan Anda mengatakan Anda harus berhenti karena kondisi tertentu seperti di bawah ini:

(Baca juga: Tips Agar Cepat Hamil)



1. Plasenta previa
Dokter kandungan Anda menyarankan bahwa Anda hentikan dulu hubungan seks karena kondisi tertentu, seperti misalnya jika Anda mengalami Plasenta previa. Plasenta previa adalah suatu kondisi dimana plasenta menempel pada bagian bawah rahim ibu sehingga menutupi sebagian atau keseluruhan jalan lahir. 

2. Preeklamsia 
Kondisi lain yang membuat Anda menghentikan hubungan seks dengan suami saat hamil adalah ketika Anda mengalami Preeklamsia. Preeklampsia adalah gangguan kehamilan yang ditandai oleh tekanan darah tinggi dan kandungan protein yang tinggi dalam urine. Kondisi ini dapat membahayakan organ-organ lainnya, seperti ginjal, hati, dan mata.

3. Preterm Labor (persalinan dini)
Anda dan pasangan harus menghentikan dulu kegiatan seks karena kondisi Preterm Labor. Menurut Dr. Ching-Lynn Chen, MD, FACOG, Preterm labor adalah tanda tubuh Anda siap (merasakan kontraksi) melahirkan saat usia kehamilan belum genap 37 minggu (sebelum waktunya lahir).











(TIN)