Penyebab Sushi Jadi Tak Menyehatkan

Torie Natalova    •    Jumat, 30 Nov 2018 16:58 WIB
penelitian
Penyebab Sushi Jadi Tak Menyehatkan
Tanpa disadari, penambahan kecap asin dapat memberikan asupan berlebih garam untuk tubuh Anda. (Foto: Pille-Riin Priske/Unsplash.com)

Jakarta: Bagi sebagian orang, sushi adalah pilihan makan yang menyehatkan. Makanan asal Jepang ini menyajikan olahan nasi sederhana dicampur ikan dan sayuran juga rumput laut yang baik untuk kesehatan.

Tapi, sebuah penelitian baru telah mengungkapkan bahwa sushi yang Anda sering santap mungkin tidak terlalu menyehatkan seperti yang Anda harapkan.

"Ini jika Anda menyantap sushi dengan menggunakan kecap asin sebagai sausnya (dengan catatan makan banyak)," tulis penelitian dalam Australis's The George Institute for Global Health seperti dilansir dalam Prima.co.uk.

Penelitian yang dilakukan oleh Australia's The George Institute for Global Health menilai 150 saus gaya Asia yang berbeda mulai dari kedelai, tiram dan kecap ikan.


(Jika Anda menikmati sushi ada baiknya batasi hanya sedikit saja mengomsumsi kecap asinnya. Foto: Rawpixel/Unsplash.com)

(Baca juga: Ini Cara Chef Osawa Membuat Sashimi dan Sushi)

Berdasarkan hasil penelitian, satu sendok makan kecap asin rata-rata mengandung 61 persen dari asupan garam harian yang direkomendasikan.

Studi ini juga mencatat bahwa jika Anda menggunakan satu bungkus kecap asin untuk menyantap satu gulung sushi, ini sama dengan Anda mengonsumsi hampir 10 persen dari asupan garam harian Anda.

Penelitian tersebut menemukan beberapa variasi dalam kadar garam. Ahli diet Sian Armstrong mencatat bahwa beberapa saus kedelai mengandung lebih dari dua kali lipat jumlah garam daripada yang lain.

Tanpa disadari, penambahan kecap asin dapat memberikan asupan berlebih garam untuk tubuh Anda. Terlalu banyak garam dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, yang meningkatkan risiko stroke, jantung dan penyakit ginjal.




(TIN)