Hindari Membungkus Sisa Makanan dengan Alumunium Foil

Raka Lestari    •    Selasa, 18 Dec 2018 14:23 WIB
kesehatan
Hindari Membungkus Sisa Makanan dengan Alumunium Foil
Menggunakan aluminium foil untuk menutupi makanan memiliki risiko yang sama, karena udara masih bisa masuk ke dalamnya. (Foto: Ilustrasi. Dok. Toa Heftiba/Unsplash.com)

Jakarta: Makanan sisa yang berada di dapur Anda biasanya dapat bertahan selama empat hari jika Anda menyimpannya dengan baik dan benar. Bagi kebanyakan orang, menutup piring dengan alumunium foil dan menyimpannya di lemari pendingin adalah cara cepat dan mudah untuk menyimpan makanan.

Namun, seperti dilansir dari Ashley Lewis lewat tulisannya "Here’s Why You Should Never Wrap Your Leftovers in Foil" dalam Rd.com menyebutkan bahwa membungkus makanan Anda dalam selembar aluminium foil juga merupakan cara mudah untuk menempatkan diri Anda pada risiko bahaya kesehatan.

Sama seperti kita membutuhkan udara untuk bernapas, bakteri membutuhkan udara untuk berkembang. Disebutkan dalam laman yang sama, beberapa bakteri seperti staph dan Bacillus cereus, yang menyebabkan penyakit bawaan makanan dapat menghasilkan racun yang tidak hancur bahkan oleh suhu memasak yang tinggi.

Ketika makanan panas ditinggalkan pada suhu kamar selama lebih dari dua jam maka bakteri tumbuh dengan cepat, menurut Departemen Kesehatan Washington State.


(Makanan sisa yang berada di dapur Anda biasanya dapat bertahan selama empat hari jika Anda menyimpannya dengan baik dan benar. Foto: Courtesy of Danny Lerner/Shutterstock)

(Baca juga: Lakukan 4 Hal Ini saat Makan agar Perut Tidak Kembung)

Menggunakan aluminium foil untuk menutupi makanan memiliki risiko yang sama, karena udara masih bisa masuk ke dalamnya untuk itu sebaiknya gunakan wadah yang kedap udara untuk makanan Anda.

"Ketika udara masuk, maka dapat menyebabkan bakteri untuk tumbuh lebih cepat, sehingga Anda perlu menutupnya pada wadah kedap udara dengan benar karena kalau tidak, maka makanan Anda tidak akan bertahan," ujar  Lindsay Malone, ahli diet terdaftar di Cleveland Clinic.

Malone menyarankan untuk menggunakan wadah yang kedap udara untuk mempercepat proses pendinginan dan menjauhkan bakteri dari makanan Anda.

Dan pastikan Anda menyimpan makanan di lemari es dalam waktu kurang dari dua jam sebelum bakteri berkembang dan merusak makanan Anda.  

Produk susu dan daging sangat rentan terhadap pertumbuhan bakteri, yang menegaskan kembali betapa pentingnya menggunakan wadah kedap udara untuk semua sisa makanan.

"Jika Anda memiliki banyak makanan yang tersisa, hal yang paling cerdas untuk dilakukan adalah memasukkan sebagian ke dalam kulkas, dan kemudian mengemas sebagian lagi ke dalam wadah yang benar-benar kedap udara dan memasukkannya ke dalam freezer, "Kata Malone. "Dan kemudian Anda bisa memanaskannya kembali ketika ingin memakannya."




(TIN)