Enam Faktor Pemicu Kanker Kulit yang Perlu Diwaspadai

Sri Yanti Nainggolan    •    Kamis, 02 Aug 2018 10:00 WIB
kanker kulit
Enam Faktor Pemicu Kanker Kulit yang Perlu Diwaspadai
Orang yang terkena sinar ultraviolet (UV) biasanya dari matahari, untuk waktu yang lama berisiko terkena kanker kulit. (Foto: Tomas Salas/Unsplash.com)

Jakarta: Kebanyakan orang berpikir kanker kulit disebabkan oleh paparan sinar matahari. Padahal, beberapa faktor turut berperan dalam gangguan kulit yang disebut melanoma tersebut. 

Berikut adalah beberapa penyebab melanoma yang perlu Anda waspadai.

1. Paparan sinar UV
Orang yang terkena sinar ultraviolet (UV) biasanya dari matahari, untuk waktu yang lama berisiko terkena kanker kulit. Namun, pekerjaan tertentu yang membuat seseorang terkena lampu tanning, yang juga memancarkan sinar UV menimbulkan ancaman yang sama.

Selain itu, sengatan matahari yang parah sebelum usia 18 tahun dapat membuat seseorang menderita melanoma di tahap akhir kehidupan. Orang-orang berkulit putih yang sensitif terhadap matahari dan mengembangkan pigmentasi dan bintik-bintik dengan mudah juga berisiko.

(Baca juga: Konsumsi Alkohol Tiap Hari Tingkatkan Risiko Kanker Kulit)


(Pekerjaan tertentu yang membuat seseorang terkena lampu tanning, yang juga memancarkan sinar UV menimbulkan ancaman yang sama. Foto: Michael Benz/Unsplash.com)

2. Perokok
Tidak hanya matahari, beberapa perilaku tak sehat rentan mengalami kanker kulit salah satunya merokok. Merokok membuat kulit kehilangan elastisitas dan mengarah ke pigmentasi. 

3. Pigmentasi 
Orang-orang berambut pirang, merah atau coklat muda, bahkan mata biru, abu-abu atau hijau memiliki peluang lebih besar menderita melanoma, meskipun tidak ada data yang mengeksplorasi tautan diantara keduanya.

4. Riwayat keluarga
Kanker dapat disebabkan oleh perubahan DNA yang menghidupkan onkogen (gen yang termodifikasi sehingga meningkatkan keganasan sel tumor) atau mematikan gen supresor tumor.

Pada orang yang memiliki riwayat keluarga melanoma, perubahan DNA terjadi dengan cepat ketika terkena salah satu faktor risiko seperti paparan berlebihan terhadap sinar matahari, merokok, dan lain-lain.

5. Tahi lalat
Jika terdapat tahi lalat yang baru muncul jangan sepelekan. Bisa jadi, itu adalah pertanda awal melanoma. Pertumbuhan sel kulit yang abnormal sebaiknya diwaspadai.

6. Sistem kekebalan tubuh lemah
Orang yang menggunakan obat penekan kekebalan tubuh yang telah menjalani transplantasi organ atau telah terpapar radiasi pengion atau pestisida, juga termasuk dalam kategori berisiko tinggi terkena melanoma.



(TIN)