Empat Alasan Ini Bikin Anda Malas Berolahraga

Sri Yanti Nainggolan    •    Kamis, 14 Jun 2018 10:00 WIB
kesehatanpsikologi
Empat Alasan Ini Bikin Anda Malas Berolahraga
Sebuah studi pada 2012 di University of Ulster menemukan, kebanyakan orang menghabiskan lebih banyak waktunya untuk membuka media sosial. (Foto: Mark Cruz/Unsplash.com)

Jakarta: Olahraga penting untuk menjaga kebugaran. Berdasarkan penelitian, latihan fisik secara rutin membantu meningkatkan kemampuan kognitif dan membuat suasana hati menjadi lebih baik.

Namun, tidak semua sadar untuk berolahraga. Selain sibuk, ada beberapa kebiasaan yang membuat orang menjadi malas berolahraga. Apa sajakah itu?

1. Melewatkan sarapan
Melewatkan sarapan membuat Anda merasa lemas dan tak bertenaga sehingga malas untuk berolahraga. Sarapan penting dilakukan sebelum berolahraga.

Berdasarkan studi yang diterbitkan American Journal of Clinical Nutrition, sarapan sebelum olahraga dapat membakar kalori lebih banyak dibanding jika kita tidak sarapan.

(Baca juga: Tips agar Tidak Malas Berolahraga)


(Sebuah studi pada 2012 di University of Ulster menemukan, kebanyakan orang menghabiskan lebih banyak waktunya untuk membuka media sosial daripada terlibat dalam kegiatan olahraga. Foto: Damian Zaleski/Unsplash.com)

2. Sibuk di media sosial
"Kebanyakan klien saya lebih sibuk beraktivitas di media sosial sehingga lupa berolahraga," ujar Aja Advis, pencetus New Body Bootcamp di New York.

Sebuah studi pada 2012 di University of Ulster menemukan, kebanyakan orang menghabiskan lebih banyak waktunya untuk membuka media sosial daripada terlibat dalam kegiatan olahraga.

3. Sibuk bekerja
"Jika Anda pulang terlambat dan masih membawa tekanan mental pekerjaan di rumah, sulit untuk berolahraga," ujar Davis. Sebuah studi pada 2013 menemukan, semakin pekerjaan menekan Anda, maka semakin jarang Anda berolahraga. Bahkan, pekerjaan bisa membuat Anda melewati jadwal olahraga yang sudah dibuat karena masih berkutat di kantor.

4. Kurang tidur
Kurang tidur membuat pikiran dan tubuh kacau, mengurangi motivasi untuk bergerak, meningkatkan inflamasi, dan merusak kualitas tidur.





(TIN)